55 Views

Tugu Trikora Lambang Perjuangan Masyarakat Babo Mengusir Belanda

Bintuni – Danramil 1703-08/Babo Kapten Inf D. Mendrofa bersama anggota Babinsa Koramil 1703-08/Babo, serta keluarga pejuang Trikora asal Babo melaksanakan Kegiatan Pemugaran/rehap Tugu Trikora, Bertempat di Lapangan Trikora Distrik Babo Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (10/01/17)

Kegiatan pemugaran/rehap Tugu Trikora tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian dan penghargaan kepada para pejuang dan juga terhadap keluarganya dalam menghormati perjuangan mereka dalam merebut dan mempertahankan serta mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI 1 Mei 1963.

Tugu trikora ini di buat sebagai salah satu simbol dan bukti sejarah perjuangan masyarakat dengan pasukan Diponegoro dalam kurun waktu tahun 1962 – 1963 dalam mengusir penjajah Belanda keluar dari pesisir Teluk Bintuni, sehingga pada tanggal 17 Agustus 1963 Para Pejuang asal Babo bersama pasukan Diponegoro membuat tugu trikora tersebut di lapangan yang dinamakan dengan Lapangan Trikora.

“Betapa pentingnya Mengenang jasa Pahlawan Kita, Bung karno perna berpesan Jangan Sekali Kali melupakan Sejarah, karena Bangsa Yang besar Adalah bangsa Yang menghormati jasa pahlawannya, oleh karena itu Koramil 1703-08/Babo mengajak masyarakat dan Keluarga pejuang Trikora untuk bersama-sama merehab Tugu Trikora ini sejarahnya akan selalu diingat oleh masyarakat Babo,” Ujar Danramil Koramil 1703-08/Babo.

Kegiatan pemugaran/rehap Tugu Trikora tersebut diperkirakan akan selesai dalam waktu tujuh hari dan harapannya, setelah dilakukan pemugaran Tugu ini, akan menjadikan simbol dan inspirasi bagi generasi muda penerus perjuangan para pejuang asal Babo dan juga bagi masy serta pemerintah guna membangkitkan semangat dalam membangun distrik Babo menuju kepada suatu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dalam bingkai NKRI.

Posting Terkait