Sosialisasi Bahaya Penyakit Kaki Gajah

Tambrauw – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kampung Atai Kopda Ibrahim yang mewakili Koramil 1703-02/Saukorem, bersama Tenaga Medis Puskemas Pembantu Distrik Saukorem melaksanakan Sosialisasi Penyakit Kaki Gajah kepada masyrakat, bertempat di Balai Kampung Atai Distrik Saukorem Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat, Sabtu (14/01/2017).

Dalam sosialisasi tersebut, tenaga medis menyampaikan, Kaki Gajah termasuk jenis penyakit menular, berbahaya serta bisa menimbulkan cacat fisik bagi si penderita. Dalam dunia kesehatan, Kaki Gajah dikenal sebagai Filariasis yang disebakan oleh cacing Filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk.

Selain memberikan pengetahuan terhadap bahaya penyakit Kaki Gajah, Babinsa Kampung Atai dan Tenaga Medis Puskesmas Pembantu setempat bekerjasama melakukan tindakan dini untuk mengatasi yang sudah tertular, seperti dengan minum obat untuk penyecegahan melakukan pencegahan dini terhadap penyakit kaki gajah dengan aturan minum 1x setahun selama minimal 5 tahun.

“Kunci sukses dalam membangun kesehatan sangat ditentukan oleh adanya komitmen dari semua pihak, baik dari lingkungan sekitar maupun pemerintah setempat. Untuk itu saya sebagai Aparat kewilayahan dengan Pemda setempat saling bahu membahu, bersama-sama dengan komitmen yang tinggi mencegah penyakit ini hingga semua masyarakat terbebas dari penyakit kaki gajah,”Ujar Kopda Ibrahim.

Kepala Kampung Atai Bapak Zakarias Masu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Kampung Atai dan Puskesmas Pembantu Distrik Saukorem yang sudah meluangkan waktunya untuk mensosialisasikan penyakit kaki gajah.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }