13 Views

Tatap Muka Pangdam XVIII/Kasuari Dengan Anggota Tni-Polri Sewilayah Sorong Raya

Sorong – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau beserta Plt Gubernur Papua Barat Eko Wibowo, Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Martuani Sormin, Plt Walikota Sorong Dr. Jakonias Sawaki,SH,MM, Danlantamal XIV/SRG Laksma TNI Samsudin panjaitan, Ketua KPU Papua Barat Amos Aktana, Ketua MRP Papua Barat Vitalis, Danrem 171/PVT Kolonel Inf Ignatius Yogo Triyono,melaksankan tatap muka dengan Anggota TNI-POLRI Se-Wilayah Sorong Raya Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Prov.Papua Barat Tahun 2017 yang di hadiri oleh Para Kasi Korem 171/PVT, Para Dansat segarnisun sorong, Para Kapolres Sorong Raya,  bertempat di Gedung ACC( Aimas Convension Centre) Jl. Km 24, Sorong-Papua Barat, Jumat (10/02/17).

Dalam pengarahan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan konsolidasi dan kesiapan anggota TNI-POLRI dalam pengamanan Pilkada dan adapun perintah dari Bapak President bahwa Pilkada serentak kali ini tidak boleh terjadi gejolak karena merupakan perintah tertingi yang harus dilaksanakan dari tngkat Komando atas hingga paling bawah, karena tingkat hingga saat ini gejolak dalam Pilkada di Daerah Papua Barat paling tertinggi dibandingkan dengan Daerah lainnya.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau yakin bahwa  anggota TNI-POLRI di lapangan sudah berbuat namun masih belum optimal karena masih terjadi gesekan dan gejolak di masyarakat saat Pilkada berlangsung sehingga Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau mengajak seluruh Anggota TNI–POLRI dan terutama seluruh Masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan di wilayahnya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau menyampaikan yang harus dilakukan adalah mengatasi persoalan sendiri jangan sampai menimbulkan masalah  yang baru, dimaksudkan agar para anggota TNI-POLRI jangan mengandalkan ego kesatuan melainkan harus bekerja sama melaksanakan tugas dalam mengatasi persoalan dan gejolak yang terjadi di masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugas bila terjadi gejolak langsung laksanakan koordinasi dengan pihak Kepolisian saling membantu melakukan tindakandan langkah  yang terbaik dalam pengamanan dan meredakan gejolak yang terjadi di masyarakat sehingga tidak membesar setelah itu laksanakan pelaporan, karena di wilayah tempat TNI bertugas sangat terpencil dan susah sinyal sehingga pasti terlambat untuk melaporkan setiap kejadian yang terjadi, sebagai anggota TNI-POLRI harus Netral tidak memihak kepada salah satu calon.

Posting Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*