Upacara Bendera 17an Prajurit Dan PNS TNI AD Garnizun Sorong

Sorong – Prajurit dan PNS TNI AD Garnizun Sorong melaksanakan Upacara Bendera 17an bulan Februari 2017 dengan Irup Kasi Log  Korem 171/PVT Letkol Kav Susanto D Asmara, dihadiri oleh para Kasi Korem 171/PVT, para Komandan Satuan dan Ka Balak Aju jajaran Korem 171/PVT, bertempat di Lapangan upacara Korem 171/PVT Jl. Pramuka No. 1 Sorong-Papua Barat, Jumat (17/02/17).

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Kasi Log Korem 171/PVT Letkol Kav Susanto D Asmara, menyampaikan bahwa pada Rapim TNI tahun 2017 telah disampaikan pokok-pokok arahan Panglima TNI sebagai pedoman dalam melaksanakan program kerja dan anggaran untuk menghadapi tuntutan dan tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

Program kerja TNI sebagaimana tertuang dalam kebijakan Panglima TNI tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Rakor staf umum, Balakpus dan Pangkotama Ops TNI, sehingga dalam menjalankan program kerja dan anggaran telah memiliki koridor yang jelas, tidak terjebak kepada kegiatan yang bersifat rutinitas dan monoton, oleh karena itu tumbuh kembangkan kreativitas dan inovasi baru yang lebih cerdas dalam mendukung efektivitas pencapaian tugas pokok TNI.

Dukungan anggaran yang dialokasikan kepada satuan jajaran TNI harus dikelola dan digunakan secara transparan dan akuntabel, dan penyerapan anggaran juga harus tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan.

oleh karenanya, tingkatkan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, transparan serta tertib administrasi guna mencegah terjadinya pelanggaran sekecil apapun dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas. dalam pelaksanaan program kerja tahun 2017, diperintahkan dapat diselesaikan sesuai tahun berjalan dan tidak ada lagi pekerjaan lintas tahun.

Dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis saat ini dan ancaman proxy war, kita harus memaksimalkan penyelenggaraan fungsi, kegiatan operasi intelijen dan Cyber.  Laksanakan perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam pengamanan pilkada serentak tahun 2017, 2018 dan puncaknya pada tahun 2019 mendatang yang akan dilaksanakan pilkada serentak untuk memilih Bupati, Walikota, Gubernur, Presiden, DPD dan DPR diperlukan antisipasi dan langkah-langkah kongkret dalam mengantisipasi perkembangan situasi masyarakat.

Melaksanakan operasi penerangan untuk mengimbangi maraknya perkembangan informasi media sosial dengan memanfaatkan teknologi informasi, dalam menyikapi perkembangan dinamika situasi nasional serta era keterbukaan informasi publik, maka bangun sistem kendali operasi opini publik untuk menjaga citra TNI di masyarakat.

Meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit secara perorangan maupun satuan, TNI harus menjadi perekat kemajemukan bangsa, karena TNI merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan, toleransi dan Kebhinekaan, sehingga Bangsa Indonesia tetap menjadi Bangsa yang utuh, kuat dan tangguh.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }