80 Views

Demi Meningkatkan Pendidikan di Pedalaman Papua, Babinsa Jadi Guru Pengajar

Bintuni – Kopda Lasno, Babinsa koramil 1703-03/Merdey membantu mengisi kekurangan tenaga pengajar demi meningkatkan ilmu pengetahuan anak-anak di salah satu daerah Pedalaman Papua dengan menjadi guru pembantu di SD Inpres Kampung Stengkol, Distrik Mayado Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Senin (10/04/2017).

Hidup di daerah terpencil dengan segala kekurangan sarana dan prasarana, tidak menyulutkan semangat Kopda Lasno, melihat kekurangan tenaga pengajar dan tak mau anak-anak terbengkalai tanpa menerima pendidikan yang baik, kopda Lasno dengan sukarela mengajukan diri untuk menjadi salah satu tenaga pengajar.

“Pendidikan adalah yang terpenting diatas yang penting karena dapat mempengaruhi kemajuan sebuah bangsa. Sebuah bangsa mustahil dapat berkembang dan maju dengan cepat jika penduduknya tidak menjalani struktur pendidikan dengan baik” tegas kopda Lasno.

Dalam bidang pendidikan seorang anak dari lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan Pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan, dan kondisi masing-masing, baik secara intelektual, emosional dan sosial.

Dari pendidikan itulah mereka (anak anak usia dini) dapat mengetahui dan memahami apa yang tidak mereka ketahui termasuk tentang sejarah budaya, sosial kemasyarakatan, tentang cara berprilaku yang baik, cara mengembangkan keterampilan yang dimiliki dan lain lain sangat luas cakupannya dan ada peran orang tua dalam mendidik anak juga didalamnya.

Rasa senang dan ucapan terimakasih di ungkapkan Bapak Bernad Samaduga selaku Kepala SD Inpres Stengkol karena bapak babinsa telah bersedia dengan tulus menjadi seorang guru pembantu.

“ Semua siswa yang pada saat itu masuk dan mengikuti kegiatan belajar mengajar sangat antusias dan dapat menerima pelajaran dengan baik, siswa menjadi semangat dan bertambah rasa motivasi untuk belajarnya karena sosok bapak tentara yang menjadi seorang guru pembantu,” tegas Bapak Bernad.

Posting Terkait