32 Views

Upacara Bendera Tujuh Belasan Bulan April 2017 Wilayah Sorong

Senin – Upacara Bendera Tujuh belasan bulan April 2017 yang diikuti oleh prajurit dan PNS TNI-AD wilayah Sorong dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Korem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana SE, dihadiri oleh para Kasi Korem 171/PVT, para Komandan Satuan dan Ka Balak Aju jajaran Korem 171/PVT, bertempat di dilapangan upacara Korem 171/PVT Jl. Pramuka No. 1  Sorong-Papua Barat, Senin (17/4).

Kepala Staf Korem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana SE, Selaku Inspektur Upacara membacakan Amanat dari Panglima TNI dalam Amanatnya Jenderal TNI Gatot Nurmatyo menyampaikan, marilah kita tiada henti memanjatkan puji dan syukur kehadirat tuhan yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan karunia-nya, kita masih diberi kehidupan, keselamatan, ke-sehatan dan bimbingan, sehingga dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI yang kita cintai.

Terima kasih dan penghargaan atas kinerja yang tidak pernah surut hingga saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa para prajurit dan pns tni adalah insan-insan yang bertakwa, setia dan rela berkorban dengan tulus ikhlas bagi bangsa dan negara. Saya berharap kesetiaan dan kerelaan berkorban ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi harus melekat sepanjang hayat dalam sanubari kita semua. Seperti kita ketahui bersama saudara-saudara kita di ponorogo sedang berduka akibat bencana tanah  longsor. tercatat 28 korban jiwa tertimbun tanah dan ratusan jiwa mengungsi. untuk  itu, kita semua ikut berduka yang mendalam kepada seluruh keluarga korban atas musibah ini.

kepada para prajurit tni yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan di lapangan, saya mengucapkan terima kasih atas kepekaan dan kepedulian kalian semua terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat ponorogo. Saya berharap agar para prajurit dapat melaksanakan tugas ini dengan semangat, penuh keikhlasan dan dedikasi tinggi karena ini merupakan panggilan tugas Negara. Kita semua patut bersyukur bahwa pelaksanaan pemilihan kepala daerah di 101 daerah dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota dapat berjalan dengan tertib, lancar dan aman. Peranserta segenap prajurit TNI dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada polri sangatlah penting guna terwujudnya pilkada yang tertib, aman, damai, lancar dan sukses.

Khusus untuk di dki jakarta, dalam 2 hari kedepannya itu hari rabu, tanggal 19 april 2017 akan melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur putaran ke-2. Terkait dengan pelaksanaan pemilihan gubernur dki putaran ke-2 itu, tegaskan bahwa tni tetap bersikap netral dan menjamin pilkada berjalan tertib, aman dan lancar. Kepada seluruh prajurit tni saya perintahkan untuk bersikap netral dan melaksanakan pengamanan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Begitu juga kepada pns yang akan memilih, gunakanlah hak pilih dengan sebaik-baiknya. Waspadai upaya adudomba dan menarik tni kekancah politik praktis terkait pelaksanaan pilkada dki putaran ke-2. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, kini telah muncul kelompok baru yaitu “cyber narcoterorism”.

kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme. saya ingatkan, kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa indonesia.

Kelompok “cyber narco terorism” menggunakan beragam situs terkemuka seperti Youtube, Twitter dan Facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi.

Hal ini menjadi sebuah cara yang paling efektif dalam melakukan aksi yang di inginkannya. Gerakan “cyber narcoterorism” menjadi musuh utama bangsa indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia. Untuk itu, kepada seluruh jajaran tni, komando kewilayahan, khususnya aparat intelijen harus terus memantau, mendeteksi gerakan-gerakan kelompok ini. Selanjutnya, kepada seluruh Prajurit danPNS TNI agar membentengi diri untuk tidak terlibat dalam kejahatan narkoba, serta bangun terus kerjasama dengan aparat terkait lainnya untuk menangkal aksi radikalisme.

Tantangan ke depan akan sangat kompleks, salah satunya adalah semakin masifnya penggunaan media sosial. Media sosial menjadi “medan pertempuran baru” oleh sekelompok masyarakat untuk mencapai tujuannya. Penyebaran informasi dan berita-berita bohong (hoax) melalui media sosial dapat menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan, ke-bhineka tunggal ika-an dan munculnya radikalisme.

Guna membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab dengan menyebar berita bohong (hoax) tersebut, maka kata kunci bagi prajurit dan PNS TNI adalah jangan mudah percaya terhadap berita bohong, percayalah kepada komandan satuan. Prajurit dan PNS TNI harus cerdas, pandai memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat.

Penggunaan media sosial di kalangan prajurit dan pns tni bahkan keluarga besar tni sudah tidak terbendung lagi. terkait dengan hal itu, saya memerintahkan agar tidak mengunggah gambar, foto dan video yang tidak pantas untuk ditonton, karena hal ini dapat merugikan citra tni di masyarakat. Kepada komandan satuan untuk terus memberikan penekanan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI terkait pemanfaatan media sosial secara baik. Pedomani dan laksanakan ketentuan-ketentuan penggunaan media sosial yang dikeluarkan oleh pimpinan tni.

Selanjutnya, hingga saat ini masih ada oknum prajurit dan PNS TNI yang melakukan tindakan tidak terpuji bahkan menyakiti hati rakyat seperti korupsi, penyalahgunaan narkoba dan lain sebagainya yang dapat merusak citra positif tni di masyarakat. Oleh karena itu, bagi Prajurit dan PNS TNI yang melakukan pelanggaran tidak akan ada toleransi serta akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Semoga tuhan yang maha esa senantiasa melimpahkan kesehatan dan kekuatan, serta petunjuk-nya kepada kita sekalian, dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada TNI dan negara kesatuan republik indonesia yang sangat-sangat kita cintai bersama

Posting Terkait