32 Views

Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilaan Wujud Kebangkitan Nasional

Kaimana – Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diikuti oleh prajurit Kodim 1713/Kaimana dan PNS TNI-AD dengan Inspektur Upacara Dandim 1713/Kaimana Letnan Kolonel Inf Wempi Ramandei dihadiri oleh para Pasi 1713/Kaimana dan para Danramil 1713/Kaimana, bertempat di dilapangan upacara Kodim 1713/Kaimana Jl. Batu Putih Km.0,  Kab.Kaimana-Papua Barat, Senin (22/05/17).

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang dibacakan Dandim 1713/Kaimana Letnan Kolonel Inf Wempi Ramandei menyampaikan:

Semangat kebangkitan nasional tidak memudar, namun justru semakin menunjukan uregensinya bagi kehidupan berbangsa kita sehari-hari. Padahal semangat itu sudah tercetus setidaknya 109 tahun yang lalu, ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun sampai sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa.

Betapa tak mudahnya para pendahulu merajut angan keindonesiaan saat itu, ketika infrastruktur transportasi dan komunikasi masih terbatas, ketika sumber daya insani yang teguh dengan pemikiran keindonesiaan masih dapat dihitung degan jari, ketika acuan untuk memperkokoh dasar-dasar kesamaan suku bangsa dan adat masih belum mengakar kuat, ketika semuanya itu berada dalam konteks ketakutan akan kekejaman kolonialis yang siaga memberangus setiap pemikiran yang memantik hasrat lepas dari belenggu penjajahan.

Pada tahun ini telah dicanangkan penekanan khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan. Bukan berarti sebelumnya megabaikan terhadap aspek ini malah sejak awal dalam program Nawacita yang disusun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, aspek pemerataan mendapat porsi perhatian yang sangat tinggi. Pemerataan pembangunan antar wilayah hendak diwujudkan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Memang persoalan pemerataan hampir merupakan masalah semua bangsa. Bahkan negara-negara maju pun berkutat dengan isu kesenjangan yang sama. Beberapa bahkan mencatatkan indeks yang lebih tinggi, lebih senjang, dibanding Indonesia. Namun bagi kita mewujudkan pemerataan yang berkeadilan sosial adalah juga menjadi penghormataan terhadap cita-cita para peletak dasar bangunan kebangsaan yang menginginkan kesejahteraan bagi seluruh penduduk Indonesia. Kebangkitan nasional hanya akan berarti jika tidak ada satu anak bangsa pun yang tercecer dari gerbong kebangkitan tersebut.

Berlatar belakang pemikiran tersebut, maka kiranya tema “Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilaan sebagai wujud Kebangkitan Nasional” yang menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2017 ini adalah pesan yang tepat dan seyogyanya tidak hanya tertanam di dalam hati, namun juga segera diwujudkan melalui strategi, kebijakan, dan implementasi dalam pelayanan kita kepada masyarakat dan bangsa.

Posting Terkait