Kodim Kaimana Gelar Sholat Idul Adha 1438 H

Kaimana – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1438 H Tahun 2017, Kodim 1713/Kaimana menggelar Shalat Idul Adha berjamaah di Masjid Al Ikhlas Kompi E Yonif  754/ENK.Jln. Batu putih Km 03 Krooy Distrik Kaimana kota Kaimana, Jumat (01-09-2017).

Dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha itu, bertindak sebagai Khotib dan Imam Ust Nanok Nugraha dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha 1438 H ini mengangkat Tema “MELALUI HIKMAH IDUL ADHA 1438 H/2017 M KITA TINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAQWAAN SERTA SIKAP RELA BERKORBAN GUNA MEWUJUDKAN PRAJURIT YANG KUAT, HEBAT, PROFESIONAL DAN DICINTAI RAKYAT”.

Idul Adha merupakan salah satu hari raya umat muslim di mana mereka yang sudah berkecukupan dianjurkan untuk berkurban. Hewan yang dikurbankan ini ditujukan kepada orang-orang yang membutuhkan seperti fakir miskin, dan yatim piatu.

Nanok Nugraha dalam khutbahnya menyampaikan bahwa, hari raya Qurban adalah hari raya besar Ismail yang tidak hanya mempunyai nilai historis bagi peletakan dasar Islam, akan tetapi banyak menyimpan hikmah, tuntunan dan nilai-nilai luhur bagi orang yang mau menjadikan peristiwa qurban tersebut sebagai pelajaran dalam perjalanan hidupnya, baik dalam membangun rumah tangga, bermasyarakat, berbagsa dan bernegara.

Lebih lanjut Ust. Nanok Nugraha menjelaskan bahwa hari raya Idul Adha setidaknya mengandung dua esensi yaitu hari raya haji dan hari raya qurban, baik hari raya haji maupun Idul qurban keduanya tidak terlepas dari perjalanan hidup sosok uswatun hasanah yaitu Nabi Ibrahim as dan keluarganya.

Dijelaskan bahwa esensi hari raya Idul Adha yang pertama adalah Esensi hari raya haji. Berkenaan dengan hal tersebut, suatu prestasi dan prasasti yang tidak boleh kita lupakan dan memang tidak akan pernah terlupakan oleh umat Islam. Pada hari raya haji ini jutaan umat Islam dari belahan dunia beribadah di tempat tersebut, yaitu Baitullah yang menjadi Kiblat umat Islam sedunia yang telah dibangun nabiyullah Ibrahim as.

Sedangkan esensi hari raya Idul Adha yang kedua adalah hari raya qurban, Idul Qurban tentu tidal lepas dari perjalanan hamba Allah SWT. yang namanya sangat familiar dikalangan kita umat Islam, beliau senantiasa kita sebut paling sedikit 40 kali setiap shalat lima waktu pada bacaan tasyahud akhir, Dia adalah putra Azar yang terlahir di kota Babilon (Irak). Ibrahin as.

Berawal dari wahyu Allah SWT. kepada nabi Ibrahim as. Yang beliau terima selama tiga malam berturut-turut, malam tanggal 8 dzulhijjah (hari tarwiyah), malam tanggal 9 dzulhijjah (hari ‘arafah) dan malam 10 dzulhijjah (hari adha) dimana Allah memerintahkan kepada Ibrahim untuk menyembelih putranya “Ismail As” Maka kesokan harinya tanggal 10 dzulhijjah beliau berkata kepada putranya Ismail yang sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur’an Surat Ash Shofah : 102-107.

“Wahai anakku sesungguhnya tadi malam aku bermimpi menyembelih engkau, maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu?”.

Lalu Nabi Ismail menjawab. “Wahai ayahke laksanakanlah apa yang menjadi perintah Allah kepadamu Insya Allah ayah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

Allah pun tak akan membiarkan umatnya yang taat kepada agama mati begitu saja. Pada saat Nabi Ibrahim menghunus leher Ismail, Allah SWT menggantinya dengan seekor sembelihan yang besar.

Ust. Nanok Nugraha juga menjelaskan bahwa, penggantian qurban manusia dengan hewan mempunyai nilai yang dalam, bahwa yang harus diqurbankan dan dibunuh adalah sifat-sifat kehewanan atau kuwwatan bahimiyyah yang terdapat dalam diri manusia. Kuwwatan bahimiyyah ini acapkali dapat mengalahkan sifat-sifat kemanusiaan manusia yang mulia dan luhur. Sifat rakus, ambisi yang tidak terkendali, hilangnya sifat ta’awun (tolong-menolong) matinya sifat tasamuh (toleran). Sifat-sifat inilah harus kita bunuh dan menggantinya dengansifat-sifat uluhiyyah yang dapat membawa manusia dekat dengan sang khaliq.

Semoga ibadah qurban yang kita lakukan semakin mendek atkan kita kepada Allah SWT. menumbuhkan kepedulian sosial serta menjadi sebab diampuninya dosa kita oleh Allah SWT. Usai pelaksanaan sholat berjamaah kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban di Masjid Al Iklas Makodim 1713/ Kaimana. Sebanyak 2ekor sapi dan 2 ekor kambing yang akan dipotong hewan kurban.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }