50 Putra Terbaik dari Pedalaman Papua Barat Seleksi Pusat Bintara PK TNI AD

Manokwari – Kodam XVIII/Kasuari melaksanakan Sidang Parade Pusat Penentuan Kelulusan 50 Putra Terbaik dari Pedalaman Papua Barat dalam seleksi menjadi Prajurit Bintara PK TNI AD TA 2017 yang dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal Joppye Onesimus Wayangkau, Bertempat di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Jl. Trikora 1, Arfai, Manokwari Selatan, Papua Barat, Rabu (06/09/17).

Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan untuk tahun ini seleksi Calon Prajurit Bintara PK untuk Kodam XVIII/Kasuari dikategorikan menjadi 3 Kategori diantaranya Bintara Berprestasi, Bintara dari Daerah Pedalaman, dan Bintara Reguler (Umum).

Untuk Kategori Bintara Berprestasi yaitu calon prajurit yang memiliki kemampuan dalam bidang olahraga dan Pengetahuan khusus, para calon Prajurit tersebut telah melalui seleksi tingkat Kodam XVIII/Kasuari dan telah terpilih sebanyak 24 Orang calon yang mewakili Kodam XVIII/Kasuari dan ke-24 orang calon tersebut telah diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti Seleksi Tingkat Pusat.

“Bintara Prestasi yaitu yang mempunyai Keunggulan dalam bidang Olahraga dan Pengetahuan, Itu sudah Kita kirim ke Bandung, karena kita hanya menghimpun yang punya keahlian dan akan diseleksi lagi di Bandung, ada 24 orang yang sudah kita kirim dan yang menentukan kelulusan itu nanti di Bandung,” Kata Pangdam XVIII/Kasuari.

Untuk kategori Bintara dari Daerah Terpencil, Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan kita khususnya masyarakat Papua Barat mengucap syukur karena untuk Tahun ini Pimpinan TNI dan TNI Angkatan Darat telah memberikan kesempatan Khususnya untuk wilayah Papua Barat, dalam penerimaan untuk Putra Putri yang berada di Daerah Terpencil (Pedalaman) Papua Barat sebanyak 25 Orang.

Penerimaan Khususnya ini diberikan karena melihat banyaknya Putra Putri kita yang berada didaerah Pedalaman yang juga memiliki mimpi yang sama untuk menjadi seorang Prajurit TNI namun hal tersebut tidak dapat diraihnya dikarenakan jarak yang cukup jauh dan tidak tersedianya Akses Transportasi untuk mendaftarkan diri ke tempat pendaftaran.

“Kita bersyukur kepada pimpinan TNI dan TNI Angkatan Darat karena telah memberikan kesempatan untuk kita di Papua ini ada penerimaan khusus untuk anak anak dari daerah terpencil (Pedalaman), dan Kami diberi Jatah untuk Bintara dari Pedalaman ini sebanyak 25 Orang, Proses seleksi telah berjalan dan sampai saat seleksi akhir ini telah didapatkan 50 Calon, dan telah saya Nilai berdasarkan Kesiapan, Kesehatan dan Jasmani telah terpilih 25 Orang, dan Kami berupaya dari 25 Orang Tersebut ada perwakilan dari masing-masing daerah,” Jelas Pangdam.

Pangdam Juga menjelaskan untuk yang tidak lulus dibagi menjadi 2 kategori yaitu kategori yang memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan namun kurang dalam jasmani dan psikologi akan dihimpun untuk mengikuti seleksi Tamtama PK pada bulan Oktober, dan Pangdam telah memberikan rekomendasi kelulusan untuk calon tersebut.

Untuk kategori yang tidak lulus Pangdam menyampaikan para calon akan dipulangkan sebab tidak memenuhi syarat kelulusan terutama dalam bidang kesehatan seperti Buta Warna, Kelainan Fungsi Hati dan Jantung sebab dalam standart penerimaan Prajurit itu dapat membahayakan dan berakibat Fatal bagi calon itu sendiri.

“Untuk yang tidak lulus kami bagi menjadi 2 kategori yaitu yang memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan namun kurang dalam jasmani dan psikologi itu saya himpun mereka untuk Tamtama bulan Oktober, dan saya kasih jaminan bagi mereka untuk masuk, da nada beberapa orang yang tidak bisa kita terima karena tidak memenuhi syarat kesehatan,” kata Pangdam.

Pandam XVIII/Kasuari juga berpesan kepada para Orang Tua, Kepala Suku, dan Masyarakat di Papua Barat yang ingin mendaftarkan anak-anaknya menjadi Prajurit TNI agar dapat menyiapkan anak-anaknya terutama dalam bidang Kesehatan dan Jasmani sehingga dalam penerimaan nanti mereka dapat mengikuti seleksi dan dapat menjadi Prajurit baik dan dapat membanggakan Orang Tua, Keluarga serta Bangsa dan Negara.

Pangdam Juga menyampaikan dari 25 orang calon yang lulus, Pangdam merekomendasikan 12 orang untuk mengikuti seleksi Tamtama PK pada bulan Oktober mendatang dan 13 orang calon yang tidak lulus akan di pulangkan.

Untuk 25 orang calon yang telah dinyatakan lulus akan diadakan pembinaan khusus terlebih dahulu di Kodam XVIII/Kasuari sambil mengunggu Bintar Reguler (Umum) yang direncanakan mulai minggu depan akan mulai diseleksi dan secara bersamaan akan diberangkatkan ke Jayapura untuk mengikuti Pendidikan.

Diharapkan Para calon Prajurit yang telah terpilih dapat menjadi Prajurit yang Provesional dan dapat membanggakan Orang Tua, Keluarga, Bangsa dan Negara.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }