Dirgahayu TNI KE 72 Tahun 2017, Bersama Rakyat TNI Kuat

Sorong – Upacara Bendera HUT ke-72 TNI Tahun 2017, prajurit dan PNS TNI se-Garnizun  Sorong  dengan Irup Kepala Staf Korem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana,S.E,M.M, dihadiri oleh Wadan Lantamal XIV/Srg Kolonel Mar Anif Hidayat, para Asisten Lantamal XIV/Srg dan Kasi Korem 171/PVT, para Komandan Satuan Dan Ka Balak Aju jajaran Korem 171/PVT dan Lantamal XIV/Srg, Unsur Muspida Kota dan Kabupaten sorong, bertempat di Lapangan Alun-alun Aimas Kabupaten Sorong-Papua Barat, Kamis (05/10/17).

Dalam amanat Panglima TNI yang Dibacakan oleh Kasrem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana,S.E,M.M, mengatakan bahwa Penyelenggaran HUT TNI pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan kekuatan TNI yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada tahun 2017, Oleh karena itu tema pokok pada kegiatan HUT ke-72 ini adalah “BERSAMA RAKYAT TNI KUAT”. Makna yang terkandung adalah, TNI tumbuh dan berkembang, serta berjuang bersama rakyat. TNI tidak boleh pudar di tengah-tengah arus globalisasi, yang terus bergerak.secara dinamis. Kesejatian itu harus terus ditumbuhkankembangkan dan di selaraskan dengan pola pikir kehidupan masyarakat yang semakin modern, sehingga kecintaan akan tetap terbangun sebagai modal pokok, karena bersama rakyat TNI kuat dalam menjaga dan melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

TNI terus memberikan sumbangsihnya kepada bangsa dan Negara baik melalui Operasi Militer ataupun Operasi Militer Selain Perang, TNI senantiasa membangun mekanisme kerja dan hubungan kelembagaan dengan segenap komponen bangsa, dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat dan ketahanan nasional. Pembangunan kekuatan TNI tetap difokuskan kepada modernisasi, alutsista, pengembangan organisasi, pembangunan sarana prasarana terutama di pulau-pulau strategis yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis dan ketersediaan anggara serta meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI melalui program remunerasi, perumahan dinas maupun non dinas.

Indonesia akan menghadirkan TNI pada penyelesaian konflik Internasional di bawah bendera PBB. Upaya ini terus dilaksanakan dalam rangka memperbesar komitmen dan peran Indonesia dalam pemeliharan perdamaian dunia sesuai amanah Pembukaan UUD Tahun 1945, prajurit Diinstruksikan hal-hal utuk dipedomani sebagai berikut:

Pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kedua, Tempatkan tugsd di atas segala-galanya karena tugas adalah kehormatan, harga diri dan kebanggaan.

Ketiga, Junjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi tetap kokohnya peratuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Keempat, Pegang teguh disiplin keprajuritan dengan berpedoman Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, taati hokum dan hormati hak asasi manusia.

Kelima, Bina soliditas satuan, tegakan rantai komando dan mantapkan kesatuan komando di setiap strata kepemimpinan satuan TNI, sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas.

Keenam, Selalu hadir ditengah-tengah masyarakat dengan aktif berperan menyelesaikan  masalah dan memberikan kontribusi positif demi kemajuan satuan dan lingkungan.

Ketujuh, Laksankan semua tugas dengan niat berbuat baik, berani, tulus, dan iklhas hanya untuk NKRI.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }