Toleransi Umat Beragama Landasi Kedamaian Negeri

Sorong – Danramil 1704-09/Kabare bersama Kepala Distrik Waigeo Utara, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para Kepala Kampung melaksanakan musyawarah antar Desa tentang program inovasi Desa dan membahas tentang kerukunan antar umat beragama, bertempat di Kantor Distrik Waigeo Utara, Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (30/12/17).

Leda Inf Musa Makmun yang menjabat Danramil 1704-09/Kabare dalam musyawarah tersebut menjelaskan Kerukunan umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Tahun 1945. Pemerintah berkewajiban melindungi setiap usaha penduduk melaksanakan ajaran agama dan ibadah pemeluknya, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang – undangan, tidak menyalahgunakan atau menodai agama, serta tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, jelasnya.

Lebih lanjut Danramil menjelaskan tentang pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan, untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan adanya peran aktif dari seluruh lapisan Masyarakat, serta peran aktif dari para tokoh agama, tokoh masyarakat dan para kepala kampung.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }