0 Views

Tatap Muka Dan Sosialisasi Pangdam Dan Kapolda Papua Barat Dengan Masyarakat Ayau

Sorong – Kunjungan Kerja Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppie Onesimus Wayangkau dan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Rudolf A. Rodja, di Pulau Ayau, Distrik Ayau, yang di hadiri Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono,M.A, Kepala BNNP Papua Barat Brigjen Pol Untung Subagyo, WadanlantamalXIV/Srg Kolonel Laut(P) Alex Syahri, Kasi Intel Korem 171/PVT Kolonel Inf Albert Panjaitan, Kasiop Korem 171/PVT Kolonel Inf Anwar,  Dansatrol Lantamal XIV/Srg Kolonel Laut(P) Budi Santosa, Karoops PB KBP Sagi Dharma Adhyakta, Karo SDM KBP Dirin, Dirlantas PB KBP Indra Darmawan, Kasat Brimobda PB KBP Jeremius Rontini, Kabiddokes AKBP dr. Sariman,  Kabag perbatasan Raja Ampat, Bpk Niko, Asisten 1 Raja Ampat Bpk Lasiman, Kasidik Bea Cukai Kota Sorong Bpk Rhein, Kepala Distrik Ayau Boni Fransiskus Umpes, Bendahara Puskesmas Dorekar Ibu Yohana Yuliana Lesil, Amk, dan seluruh masyarakt Kampung Ayah bertempat di Kampung Ayau, Distrik Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Sorong-Papua Barat, Rabu (14/03/18).

Kegitan yang dilaksanakan ini untuk melihat warga masyarakat Indonesia yang berada di pulau terluar, walaupun merupakan gugusan pulau-pulau terluar namun Pemerintah tidak pernah melupakannya shingga kita yang datang saat ini untuk meninjau dan melihat keadaan, kita harus bersama-sama membngun desa sehingga kedepannya kampung ini lebih maju dan berkembang. Di sampaikan pada bulan April di buka penerimaan anggota Polisi, di harapkan pemuda-pemudi kampung Ayau yang ingin menjadi anggota Polisi harus menyiapkan diri dgn baik, bila lulus menjadi anggota Polisi akan di tempatkan kembali di Kampung Ayau, sehingga menjadi kebanggan bagi keluarga dan harus menjadi contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat, di sampaikan juga warga masyarakat kampung kabare bebas dari Narkoba dan minuman keras.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppie Onesimus Wayangkau memberikan semangat kepada pemuda-pemudi, untuk menjadi lebih baik dan memajukan Kampung ini, diharapkan dapat berjuang dan bersaing dengan orang yang berada di kota, para orangtua berilah kesempatan kepada anak-anak untuk menjadi prajurit TNI, diharapkan pemuda-pemudi dapat menyiapkan diri mereka karena untuk menjadi prajurit memliki kriteria yang baik karena persyaratannya tidak sama dengan tes pegawai sipil lainnya, disampaikan juga Danramil harus merekrut dan mempersiapkan pemuda-pemudi dengan baik yang ada di Pulau terluar atau pedalaman untuk menjadi seorang prajurit,  Masyarakat Papua harus berpikir lebih maju, dapat menyekolahkan anak-anaknya menjadi pintar, baik dan dapat berjuang untuk membangun kampung ini.

Hilangkan kebiasan buruk Mabuk (Miras) karena dapat merusak mental kepribadian orang papua, selalu rajin membaca dan belajar atau menonton berita perkembangan saat ini, jangan percaya dan terpengaruh dengan berita-berita Bohong/Hoax yang sengaja untuk memprovokasi masyarakat saling bermusuhan. Dalam pelaksanaan Kegiatan ini diberikan juga beberapa bantuan bagi masyarakat untuk membantu masyarakat dalam kebutuhan sehari-hari.

Posting Terkait