Acara Perdamaian Adat Masyarakat Maybrat

Sorong – Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Dedi Sambowo menghadiri pelaksanaan Acara perdamaian adat masyarakat maybrat yang di hadiri juga oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Wakapolda Papua Barat Kombespol Tatang, Wakabinda Papua Barat Kolonel Inf Anton, Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono,M.A, Dirjen Otsus Drs Yus Harto, Dirjen Politik Dalam Negri Drs Laode Ahmad, Wakil Bupati Kab Maybrat, Drs. Paskalis Kocu M.Si, Sekda Kab Maybrat Drs. Agustinus Saa, Kasi Intelrem 171/PVT Kolonel Inf Albert Panjaitan, Kapolres Sorsel AKBP Romylus Tamtelahitu, Kasdim 1704/Srg Mayor Inf Mufid, Ketua DPRD Papua Barat Piter konjol, Anggota Tim Rekonsiliasi Wholas krenak, dan masyarakat Kabupaten Maybrat bertempat di Alun-alun Faitmayaf, jln. Susumuk-ayawasih, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi papua barat, Sabtu (21/07/2018).

Pada Acara Perdamaian Adat masyarkat Kab. Maybrat Rombongan Gubernur Papua Barat dan Kasdam XVIII/Kasuari serta Staf Kemendagri tiba di alun-alun Faitmayaf di sambut dan di ringi tari-tarian adat masyarakat Aifat menuju Aula Sekretariat DPRD Kabupaten Maybrat selanjutnya untuk melaksanakan pertemuan.

Gubernur Provinsi Papua Barat Drs. Dominggus Madacan menyampaikan telah dibentuk tim rekonsiliasi adat dan budaya untuk mencari informasi dan data dan dipaparkan kepada Menteri Dalam Negeri pada tanggal 28 Mei 2018 setelah itu Menteri Dalam Negeri  memerintahkan dan memutuskan bahwa letak ibu kota Kabupaten Maybrat berkedudukan di Kumurkek.

Disampaikan juga Menteri Dalam Negeri akan menindak tegas dan memberi sanksi pada ASN yang turut serta dalam pelaksanaan demo untuk memboikot pemilu. Kegiatan yang berlangsung dilanjutkan dengan pelaksanaan prosesi Acara Perdamaian musyawarah adat masyarakat Maybrat.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }