0 Views

Kapendam XVIII/Kasuari : Kita harus waspada budaya asing!

Manokwari – Kesadaran Bela Negara harus dibangun, dibina dan ditumbuh kembangkan dalam diri setiap warga negara sejak usia dini melalui pendidikan dalam bentuk proses pembelajaran interaktif, parsitipatif dan progresif sepanjang hayat, Sabtu (15/09/2018).

Dalam kaitan itu TNI AD khususnya Kodam XVIII/Kasuari melaksanakan kegiatan pendidikan Bela Negara di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian  (STPP) Manokwari dalam rangka membantu pemerintah menjaga keselamatan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 13 s.d. 15 September 2018 dan diikuti oleh mahasiswa STPP Manokwari Semester V dan VII yang berjumlah 140 orang, dengan narasumber pejabat dari Kodam XVIII/Kasuari dan salah satunya adalah Kepala Penerangan Letnan Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, S.I.P.

Dalam ceramah tentang Sosial Budaya yang disampaikan oleh  Kapendam XVIII/Kasuari, bahwa sosial merupakan kumpulan individu yang saling berinteraksi dan membutuhkan serta  memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Sedang budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki kelompok orang serta diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya. Setiap generasi muda/warga Negara Indonesia harus memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila dan UUD 1945, rela berkorban bagi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan Bela Negara baik secara psikis maupun fisik dan bertujuan membangun dan membina karakter generasi muda bangsa Indonesia yang berakhlak mulia, disiplin, terampil, cerdas, kesatria, cinta tanah air dan bangsa serta memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika.

Diakhir ceramahnya Kapendam menekankan agar kita harus mewaspadai pengaruh budaya asing yang bisa membawa budaya konsumtif, individualistis, kebarat-baratan dan berdampak pada kesenjangan sosial.

“Saya merasa senang dan bisa menyerap ilmu yang diberikan secara langsung oleh bapak-bapak dari Kodam Kasuari” ungkap Jimmi (Mahasiswa Semester VII) dan Sri Handayani (Mahasiswi Semester V).

Posting Terkait