Apel Pembukaan Latihan Terpadu Penanggulangan Bencana Alam Kodam XVIII/Kasuari TA. 2018

Manokwari – bertempat di lapangan Makodam XVIII/Kasuari, dilaksanakan Apel Pembukaan Latihan Terpadu Penanggulangan Bencana Alam Kodam XVIII/Kasuari TA. 2018. Selaku pengambil apel Pangdam XVIII/Kasuari (Mayjen  TNI Joppye Onesimus Wayangkau), Kapolda Papua Barat (Brigjen. Pol. Drs. Rudolf Alberth Rodja) dan Gubernur Prov Papua Barat (Drs Dominggus Mandacan) serta turut hadir dalam kegiatan tsb yaitu : Kasdam XVIII/Kasuari, Danrindam XVIII/Kasuari, Kafasharkan TNI AL Manokwari, Kasat Brimob Polda Papua Barat, Bupati Manokwari dan Kapolres              Manokwari, Kepala Dinas Prov Papua Barat dan Kab. Manokwari, para pejabat Kodam XVIII/Kasuari, para Komandan Satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari, Kepala Pertamina, Kepala Telkomsel, Ketua Orari, Ketua Rapi dan Ketua FKPPI, Rektor Universitas STIKIP dan Unipa, Kepala SMA 1, SMA 2, SMK 1 dan SMK 2 Kab. Manokwari serta seluruh Prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari, Rabu (07/11/2018).

Dalam sambutan Pangdam XVIII/Kasuari disampaikan bahwa bencana alam merupakan suatu peristiwa luar biasa yang dapat berpotensi menimbulkan kerugian bagi kita semua, baik harta benda maupun jiwa. Oleh karena itu, dalam penanganan bencana alam diperlukan langkah-langkah yang cepat, tepat dan terintregrasi sehingga bencana alam tersebut dapat tertangani dengan optimal, baik pada saat terjadinya bencana maupun paska terjadinya bencana alam.

Maka latihan terpadu penanggulangan bencana alam dilaksanakan agar mendapatkan gambaran tentang kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari dalam penanggulangan bencana alam, menguji validitas Rencana Tindakan Kontijensi (Rentikon) dan Rencana Operasi (RO) satuan dalam rangka perbantuan TNI kepada Pemda dalam rangka penanggulangan bencana dan untuk mensinkronkan langkah dan tindakan antara Kodam XVIII/Kasuari dengan instansi yang terkait agar terdapat kesamaan visi, persepsi dan interprestasi tentang prosedur dan tindakan teknis dalam penanganan bencana alam di wilayah Provinsi papua Barat. Terkait dengan hal tersebut, latihan terpadu penanggulangan bencana alam ini mengambil tema “Satgas TNI wilayah Papua Barat membantu penanggulangan akibat bencana alam, gempa bumi, tsunami dan tanah longsor di wilayah Kodam XVIII/Ksr dalam rangka pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP)”.

Latihan terpadu tersebut dilaksanakan oleh peserta sebanyak 1.650 orang, terdiri dari 1.000 orang di wilayah Manokwari dan 650 orang di wilayah Sorong yang juga terbagi menjadi : Mako Satgas Penanggulangan  Bencana Alam, Satgas Perbekalan dan Angkutan, Satgas  Kesehatan, Satgas Komunikasi Elektronika,  Satgas Zeni, Satgas Evakuasi, Satgas  Penerangan, Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) serta dilaksanakan tanggal 07 s.d. 23 Nopember 2018 di wilayah Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.

Dalam sambutan Kapolda Papua Barat menyampaikan apresiasi atas inisiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pangdam XVIII/Kasuari karena telah menyelenggarakan kegiatan latihan penanggulangan bencana alam.

Diakhir apel lewat wawancara media pers kepada Gubernur Prov Papua Barat menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini Gubernur mendukung penuh kepada Kodam XVIII/Kasuari dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pangdam XVIII/Kasuari. Diharapkan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan baik serta  kepada seluruh peserta latihan bisa terampil, siap melaksanakan tugas apabila nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }