Dirgahayu infanteri ke-70 Yudha Wastu Pramuka Dan Dirgahayu Kodam XVIII/Kasuari Ke-2 Patriot Pembela Rakyat

Manokwari – Bertempat dilapangan Makodam XVIII/Kasuari, bertindak sebagai Irup Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau, dan bertindak sebagai Komandan upacara yaitu Letkol Inf Iswanusi, turut hadir dalam kegiatan upacara tersebut Panglima Koops III TNI AU, Panglima Koarmada III TNI AL, Kapolda Papua Barat, Kasdam  XVIII/Kasuari, Kabinda    Papua     Barat, Danrem 181/PVT, Danlantamal XIV Sorong Dan   Danpasmar 3 Sorong,Kafasharkan TNI AL, Kasat Brimob Polda Papua Barat, Para Pejabat Kodam  XVIII/Kasuari,  Pejabat Polda Papua Barat Dan Pejabat Pemerintah  Daerah Papua Barat, Walikota, Para Bupati, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Dan Kepala    Pengadilan Jajaran Papua Barat, Pimpinan Dan Kepala    BUMN/BUMD, Rekanan Kodam XVIII/Kasuari, Ketua Organisasi Keluarga Besar TTNI, Ketua Organisasi Masyarakat, Tokoh Adat,   Tokoh Agama Dan Tokoh,Masyarakat Serta Media Massa, Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari, Ketua  Jalasenastri, Ketua Bhayangkari Dan Ketua PKK Manokwari Beserta Pengurus, Para Perwira, Bintara, Tamtama Dan PNS Kodam XVIII/Kasuari, Rabu (19/12/2018).

Tumbuh dan berkembangnya Infanteri sebagai korps terbesar di Angkatan Darat tidak pernah terlepas dari sejarah perjuangan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia. Salah  satu catatan peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Infanteri adalah peristiwa saat menghadapi agresi militer Belanda II tanggal 19 desember 1948. Dari peristiwa 19 Desember 1948 tersebut,   kita   mendapatkan    nilai-nilai ketokohan, patriotisme, kepemimpinan dari seorang panglima besar Jenderal Sudirman, nilai kejuangan, profesionalisme keprajuritan dan sifat pantang menyerah serta nilai kemanunggalan tni dengan rakyat yang harus selalu terpatri dalam jiwa, sikap dan tindakan setiap prajurit Infanteri.

Melihat sejarah ditetapkannya hari Infanteri tersebut, maka peran, tugas dan fungsi TNI AD khususnya prajurit Infanteri tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan masyarakat sekitarnya. Kebersamaan dengan rakyat menjadi bagian penting dan strategis dalam mendukung pencapaian tugas pokok TNI AD.

Peringatan HUT Kodam XVIII/Kasuari ke-2 tahun 2018 merupakan bagian dari pembinaan tradisi korps untuk memelihara dan meningkatkan semangat kejuangan, kebanggaan dan kecintaan terhadap KODAM XVIII/KASUARI serta sebagai sarana untuk melakukan introspeksi diri atas pelaksanaan tugas dan pengabdian yang telah dilakukan oleh Kodam XVIII/Kasuari kepada masyarakat Papua Barat. Selama 2 tahun Kodam XVIII/Kasuari telah mampu memberikan Dharma Baktinya kepada masyarakat papua barat dengan baik.

Setelah rangkaian Upacara dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan devile oleh seluruh pasukan upacara. Kemudian dilanjutkan dengan acara peresmian Masjid Istiqlal dan Gereja Ebenhiezher Kodam XVIII/Kasuari serta acara syukuran.

Pada peresmian Masjid Kodam XVIII/Kasuari ini di resmikan langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau yang ditandai dengan pemotongan Pita pada pintu depan Masjid sebagai kehormatan Kapolda Papua Barat Brigjen. Pol. Drs. Rudolf Alberth Rodja. Sedangkan Gereja Ebenhiezher Kodam XVIII/Kasuari juga diresmikan langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari dan sebagai kehormatan pengguntingan pita tanda di resmikannya gereja ini diberikan kepada Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan. Diharapkan dengan diresmikannya tempat ibadah ini agar dapat di gunakan tempat ibadah itu untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga dalam pelaksanaan tugas pokok yang diberikan, selalu dapat dilaksanakan berlandaskan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kemudian setelah seluruh rangkaian dilaksanakan dilanjutkan dengan acara syukuran yang dilaksanakan dengan secara sederhana namun menghibur seluruh tamu undangan maupun seluruh prajurit Kodam XVIII/Kasuari. Diawal kegiatan syukuran dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Panglima XVIII/Kasuari dan Ibu Panglima serta penandatanganan penyerahan lahan yang nantinya akan dibangun beberapa satuan yang ada di wilayah Kodam XVIII/Kasuari dan di lanjutkan dengan penyerahan santunan kepada para veteran manokwari dan warakauri yang ada di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari dan penyerahan 1 buah mobil ambulance oleh BRI Cabang Manokwari yang di terima langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari yang nantinya digunakan untuk mendukung tugas pokok Kodam XVIII/kasuari.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }