Anggota Kodim 1802/Sorong Sidak Tempat Produksi Minuman Lokal Jenis Cap Tikus (CT)

Sorong – Berdasarkan informasi Masyarakat pada hari kamis tanggal 10 Januari 2019, Babinsa Kampung mojolomigi Koramil 1802-03/Salawati Sertu Yan Deda menerima laporan bahwa ada masyarakat yang memproduksi minuman keras lokal jenis cap tikus (CT) disekitar Jln Petro Cina kampung Jeflio Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong, Jumat (11/01/2019).

Dari laporan Masyarakat  tersebut Babinsa melaporkan kepada Danramil 1802-03/Salawati Lettu Inf Deni Manuhutu. Tak lama kemudian Danramil melakukan  koordinasi dengan anggota unit intel Kodim 1802/Sorong untuk melakukan sidak di tempat pembuatan minuman Lokal jenis Cap Tikus (CT) tersebut.

Pada 11 Januari 2019 sekitar pagi menjelang siang hari, Danramil 1802-03/Salawati beserta anggota Koramil dan 2 (Dua) orang anggota unit DPP Peltu Sukarto melaksanakan sidak di beberapa tempat yang di duga pembuatan miras lokal jenis Cap Tikus (CT).

Lettu Inf Deni Manuhutu Danramil 1802-03/Salawati beserta anggota Koramil Salawati tiba dilokasi pembuatan minuman lokal (CT) yang berada di perbatasan antara kelurahan Makotiyamsah dengan kelurahan Makbalim dengan menemukan barang bukti 2 buah drum tempat penampungan penyulingan, 2 Buah bambu sebagai alat penyuling, 10 buah gen 20 ltr (Kosong) yang di gunakan untuk penampung bahan jadi dan bahan baku, 5 buah gen 5 ltr (kosong), dan 1 buah tenda.

Danramil 1802-03/Salawati Lettu Inf Deni Manuhutu beserta anggota Koramil Salawati tiba di lokasi yang berbeda kurang lebih 1 km dari Jln Pertro Cina kampung Jeflio Distrik Mayamuk dengan menemukan yang di duga sebagi alat produksi minuman lokal jenis Cap tikus (CT) diantaranya 1 buah Drum tempat penampungan penyulingan, 2 Buah bambu sebagai alat penyuling, 6 buah gen 20 ltr (Kosong) yang di gunakan untuk penampung bahan jadi dan bahan baku, 3 buah gen 5 ltr (kosong), 1 buah tenda.

Lanjut Lettu Inf Deni Manuhutu Danramil 1802-03/Salawati beserta anggota Koramil Salawati tiba di lokasi ke-3 jln KEK Kampung Jeflio dengan menemukan lagi barang bukti  3 buah Drum tempat penampungan penyulingan, 2 Buah bambu sebagai alat penyuling, 3 buah gen 20 ltr (Kosong) yang di gunakan untuk penampung bahan jadi dan bahan baku,  3 buah gen 5 ltr (kosong), 1 buah tenda.

Dari hasil sidak, semua barang bukti yang di temukan lalu di musnahkan atau di bakar. Dan sidak yang dilakukan oleh Anggota Kodim 1802/Sorong melalui Koramil 1802-02/Salawati kemungkinan telah diketahui oleh pihak pembuat miras sehingga pada saat pengecekan dilapangan dari 3 lokasi  tidak ditemukan pemiliknya termasuk Barang Bukti (BB) jenis miras.

Sementara, Komandan Kodim 1802/Sorong Letkol Inf Andar Dodianto Panggabean, S.I.P mengharapkan masyarakat yang melihat aktifitas pembuatan miras lokal di kebun, hutan maupun tempat lainnya untuk melaporkan ke aparat keamanan.

“Pembuatan dan peredaran miras harus dihentikan, sehingga TNI – Polri akan terus melakukan penyisiran tempat penyulingan, untuk itu kami berharap masyarakat tak bosan memberikan informasi terkait dengan tempat pembuatan miras lokal tersebut,” harap Dandim.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }