Agar Mengetahui Situasi Dan Kondisi Wilayahnya Babinsa Aktif Puldata Teritorial

Manokwari – Bintara Pembina Desa (Babinsa)  Koramil 1801-02/Warmare melaksanakan puldata teritorial yang meliputi tiga aspek yaitu Geografi, demografi dan kondisi sosial dengan mendatangi kantor distrik, kantor Kampung dan instansi terkait di wilayah teritorial Koramil 1801-02/Warmare yaitu Distrik Warmare dan Distrik Prafi kabupaten Manokwari, Senin (11/02/2019).

Dalam kegiatan puldata teritorial  tersebut para babinsa selalu berkoordinasi dengan pejabat yang dikunjungi untuk mempermudah memperoleh data yang diperlukan yaitu tentang data terbaru Wilayah Koramil 1801-02/Warmare meliputi Data Geografi, Data Demografi dan Data Kondisi sosial.

Bapak Suyarto staf kantor distrik Prafi mengucapkan banyak terima kasih selama ini Babinsa koramil 1801-02/Warmare selalu menyambangi kami di kantor distrik dan mengadakan koordinasi tentang kegiatan kewilayahan di Distrik Prafi. ,” Nilai positif dari sebuah hubungan yang baik sebagai mitra kerja adalah selalu berkomunikasi dan berkordinasi yang tentunya akan mempermudah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai tupoksi masing masing dalam pengambdian kepada Negara”, Bapak Sutarto menjelaskan

Menurut Danramil 1801-02/Warmare Letda Inf Fahri M.Bahmid ,” apa yang dilakukan para  Babinsa bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Koramil  serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Dengan secara rutin kita mendatangi dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan lainnya tentunya sangat mendukung dalam pencapaian sasaran tugas Koramil sebagai satuan komando kewilayahan,” jelas Danramil.

Data teritorial sangatlah penting bagi satuan komando kewilayahan, karena terlaksananya kegiatan pembinaan teritorial berpedoman pada data territorial,Sesuai program Koramil yaitu ketatalaksanaan pembinaan teritorial, suatu kegiatan penyusunan administrasi sesuai pentahapannya meliputi pengumpulan data teritorial, analisa kejadian yang dituangkan dalam tabulasi data , membuat rencana pembinaan teritorial dan laporan kegiatan pembinaan teritorial kepada satuan komando atas,maka data teritorial sangatlah penting dan harus selalu diperbaharui dengan kordinasi dengan pemerintah daerah.” tutup Letda Inf Fahri M.Bachmid

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }