Acara pembukaan Bimtek penyusunan RKA Kodam XVIII/ Kasuari Tahun Anggaran 2020

Manokwari, Senin 1 April 2019 diadakan pembukaan Bimtek penyusunan RKA Kodam XVIII/Kasuari Ta. 2020 di ruang Yudha Makodam XVIII/Kasuari. Selaku ketua tim Kolonel Infanteri Mukhlis penyusunan RKA TNI AD beserta anggota tim.

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh,Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dedi Sambowo, Irdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf. Frengky E. Riupassa, Asrendam XVIII/Kasuari Kolonel Chb J.F. Sianipar, Aspersdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Dec Jerry Simanungkalit, Danrindam XVIII/Kasuari, para Kabalakdam XVIII/Kasuari.

Dalam amanatnya Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppey Onesimus Wayangkau yang dibacakan Kasdam XVIII/Kasuari menyampaikan bahwa : Dengan adanya kegiatan Bimtek ini membawa pencerahan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota Kodam XVIII/Kasuari. Kegiatan Bimtek penyusunan RKA ini sangat penting dilaksanakan untuk mendapatkan data awal penyusunan rencana kerja dan anggaran Kodam XVIII/Kasuari Ta 2020 yang disusun melalui mekanisme bottom up dan Top Down disesuaikan dengan rumusan kebijakan serta rencana strategis. Gunanya untuk menghindari kesalahan setidaknya pada tahap perencanaan. Awal kegiatan penyusunan RKA Kodam XVIII/Kasuari Tahun Anggaran 2020 harus disesuaikan dengan kebutuhan rel dan skala prioritas satuan Kodam XVIII/Kasuari. Terutama satuan yang baru berdiri dan diresmikan serta satuan yang akan diresmikan yang berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas kinerja. Salah satu tugas Kodam XVIII/Kasuari adalah kewajiban menyusun dokumen perencanaan jangka pendek atau tahunaa pada dasarnya dalam rangka elektivitas efisiensi dan akuntansi, serta memberikan arah yang jelas tentang penggunaan dana yang tersedia mulai dari masukan input pelaksanaan sampai pada yang akan dihasilkan atau output, serta manfaat benefit yang akan dirasakan. Oleh karena itu rencana kerja dan anggaran harus di sesuaikan berdasarkan keadaan nyata based on data atau realistis masuk akal diatas sesuai kemampuan dan batas kemampuan anggaran TNI AD. Tentunya konsep desentralisasi pengelolaan anggaran tersebut harus disikapi secara cermat teliti dan visioner melihat dan merancang kebutuhan Kodam XVIII/Kasuari jauh ke depan secara bertahap. Oleh karena itu di harapkan pada kegiatan Bimtek penyusunan RKA yang di laksanakan ini para pejabat ditunjuk maupun menyusun rencana kerja dan anggaran satker dengan teliti dan tepat sasaran, serta dapat mewadahi semua kebutuhan satuan-satuan Kodam XVIII/Kasuari sampai satuan terkecil, sehingga RKA yang diusulkan menjadi efektif efisien tentunya berdasarkan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan administratif. Hal ini tentunya sejalan dengan komitmen TNI AD dalam mewujudkan opini penilaian dari BPK RI yaitu wajar tanpa pengecualian pada tahun anggaran selanjutnya.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }