Pangdam Beri Pengarahan Personel Satuan BKO Kodim Persiapan Kodam XVIII/Kasuari

Manokwari – Jumat, 12 Juli 2019 Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau yang didampingi Irdam, para Pamen Staf Ahli Pangdam, LO TNI AL/AU, para Asisten, dan Kabalakdam XVIII/Kasuari memberikan pengarahan kepada personel Satuan BKO Kodim Persiapan Kodam XVIII/Kasuari yang bertempat di aula Makodam XVIII/Kasuari pukul 10.00 WIT.

Membuka pengarahanya, Pangdam XVIII/Kasuari mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di wilayah Kodam XVIII/Kasuari. Pangdam menyampaikan bahwa Kodam XVIII/Kasuari merupakan Kodam yang baru dibentuk dan pecahan dari Kodam XVII/Cenderawasih yang berada di wilayah Prov. Papua Barat yang pada awal pembentukannya dengan satuan bawah terdiri dari 1 Korem yaitu Korem 171/PVT yang membawahi 4 Kodim, 1 Yonif RK 752/VYS dan 1 Denzipur 13/PPA saja. Saat ini jumlah personel Kodam XVIII/Kasuari masih sangat kurang, namun Kodam XVIII/Kasuari dituntut oleh TNI AD agar setelah 5 tahun pembentukannya sudah harus bisa operasional sama dengan Kotama di jajaran TNI AD. Dengan wilayah Papua Barat yang sangat luas, Pangdam menyampaikan akan terus berupaya membangun satuan-satuan baru sesuai Renstra (Rencana Strategi) Kodam XVIII/Kasuari yang telah disusun. Berkaitan dengan akan dibangunnya satuan baru terutama Satuan Teritorial baik Kodim dan Koramil, maka Satuan BKO diharapkan mampu mempersiapkannya.

Situasi wilayah Papua secara keseluruhan mulai bergejolak sejak selesainya Operasi Trikora tahun 1962 dan sejak tahun 1969 dilaksanakannya Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) dimana terdapat 2 kelompok pendapat masyarakat Papua yaitu kelompok yang ingin bergabung dengan NKRI dimana saat itu menang dalam Pepera dan melompok lain yang ingin Papua berdiri sendiri (Merdeka) yang saat ini perjuangannya masih ada dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM). Wilayah Papua Barat secara keseluruhan iklimnya sangat bervariasi dan cuacanya sulit diprediksi serta wilayah bagian Timur berbatasan dengan Kab. Nabire, Selatan berbatasan dengan Kab. Mimika, Barat berbatasan dengan Maluku dan Utara berbatasan dengan Negara Palau.

Selanjutnya Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan kepada personel Satuan BKO agar jangan coba-coba untuk bermain atau membecking Miras ilegal, tambang ilegal, dan illegal logging. Kata Pangdam “Kalau ada yang coba-coba dengan itu, akan mendapat sanksi tegas dari saya sendiri!”

Selain itu Pangdam XVIII/Kasuari berharap agar personel Satuan BKO bisa membantu mempromosikan dan mempersiapkan putra daerah Papua untuk bisa menjadi Prajurit TNI.

Mengakhiri pengarahannya, Pangdam mengharapkan kepada seluruh personel Satuan BKO Kodim Persiapan agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, senang hati tanpa ada beban dan berterimakasih karena sudah datang untuk membantu dalam menyiapkan satuan baru yang akan dibangun oleh Kodam XVIII/Kasuari.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }