Panglima TNI : Persatuan dan Kesatuan, Modal Utama Bangsa

Upacara bendera 17-an setiap bulan merupakan salah satu cerminan komitmen TNI akan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa sehingga nilai-nilai cinta tanah air dan bangsa itu tidak luntur dimakan zaman.

Senin, 17 Juli 2019 pukul 07.00 WIT telah dilaksanakan upacara bendera 17-an di lapangan upacara Makodam XVIII/Kasuari Manokwari yang diikuti oleh Kasdam, Irdam, para Pamen Sahli Pangdam, LO AL dan AU, para Asisten, dan Kabalakdam serta seluruh Prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari. Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Letkol Inf Syamsir sebagai Komandan Upacara.

Pada amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-Bhinneka-an yang kita miliki. Tidak salah bila para pendiri negara ini menetapkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia. Terlebih tantangan yang akan kita hadapi di masa mendatang akan semakin kompleks. Kompleksitas tersebut menuntut TNI memiliki personel dan satuan yang adaptif. Nilai-nilai luhur yang menjadi sendi – sendi pengabdian setiap Prajurit TNI tidak boleh berubah. Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas Prajurit dimanapun berada dan bertugas. Pelihara dan tingkatkan terus kemanunggalan dengan rakyat karena kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah urat nadi Sistem Pertahanan Semesta. Sadari bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan demi kepentingan rakyat. Tanamkan pula nilai-nilai budaya bangsa yang luhur dalam kehidupan keluarga.

Panglima TNI juga mengajak kita berdoa bersama untuk keselamatan Prajurit yang saat ini masih belum ditemukan di Pegunungan Bintang, Papua. Pasukan yang ada masih terus berupaya menemukan 12 Prajurit dan Helikopter MI-17 yang hilang kontak beberapa waktu lalu.

Pangdam menambahkan pengarahan agar Prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari selalu menghindari pelanggaran baik disiplin maupun pidana serta persiapkan kesehatan dan kesegaran jasmani untuk mengikuti setiap seleksi pendidikan di TNI AD.

Mungkin Anda Menyukai

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }