Kitong Harus Bijak Gunakan Medsos

kasuari18-tniad.mil.id – Untuk mengantisipasi sekaligus menyikapi merebaknya situs-situs video porno, obat-obatan terlarang, kekerasan, dan penyebaran berita hoaks, kitong harus cermat, teliti, dan bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos) dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian diungkapkan Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 1802-10/Ayamaru, Mayor Inf Andreas Pailo dalam amanatnya, saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera, Senin (30/9/2019) di SMAN 1 Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat.

Lebih lanjut dikatakan, berita hoaks ( hoax) atau memanipulasi kebenaran itu tidak ubahnya Narkoba dan pornografi, yang akan merusak kesehatan masyarakat. Lebih dari itu, berita palsu yang sengaja dibuat dan disebarluaskan untuk menimbulkan ketakutan, kehebohan, dan menipu publik.

Medsos semestinya dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten positif. Sayangnya, oleh sementara pihak, Medsos justru digunakan untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten negatif. Jika hal itu terus dibiarkan, dikhawatirkan akan membahayakan generasi muda.

Menyikapi banyaknya berita-berita bohong atau hoaks yang dapat menyebabkan perpecahan, membahayakan persatuan dan kesatuan serta kebhinneka- tunggal-ikaan, yang dapat mengakibatkan munculnya rasa saling curiga dan kebencian diantara anak bangsa, maka perlu upaya-upaya dari semua komponen masyarakat untuk menyikapi Medsos ini dengan pembelajaran, kedewasaan, dan penuh kehati-hatian.

“Terkait itu, kami dari TNI yang bertugas di Koramil 1802-10/Ayamaru, khususnya para Babinsa, tidak bosan-bosannya untuk selalu mendekatkan diri dengan masyarakat, utamanya para generasi muda, seperti ade-ade siswa SMA ini. Kami terus berupaya untuk membentuk karakter pemuda-pemudi Papua yang bermental kokoh dan tangguh dalam rangka menjaga dan membangun Papua Barat, salah satunya adalah dengan cara selalu mengingatkan agar ade-ade juga para guru disini untuk bijak dalam menggunakan Medsos,” kata Mayor Andreas

Upacara bendera ini diikuti oleh 181 orang siswa dan para guru, termasuk Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Ayamaru, Amos Safkaur.

“Atas nama para guru dan siswa, saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan bapak-bapak TNI dari Koramil. Dari apa yang disampaikan tadi, bukan hanya siswa tapi kitong juga para guru-guru mampu lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Kepsek SMAN 1 Ayamaru, Amos Safkaur.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }