Pangdam XVIII/Kasuari: Jangan Terlalu Takut Virus Corona Secara Berlebihan

Manokwari. kasuari18-tniad.mil.id – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau didampingi oleh para Perwira Staf Ahli, Asisten, dan Kabalak Kodam, Jumat (13/3/2020) memberikan pengarahan kepada 673 orang Prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari yang berada di wilayah Manokwari di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Arfai I, Manokwari, Papua Barat.

Dalam arahannya Pangdam menyampaikan tentang wabah Virus Corona yang saat ini menjadi persoalan dunia, termasuk bagi Bangsa dan Negara Indonesia.

“Saya pikir kalian pernah melihat, mendengar televisi atau mungkin pernah mengikuti ceramah dari dinas-dinas terkait, terutama Dinas Kesehatan tentang Virus Corona, yang saat ini menjadi persoalan dunia, termasuk Indonesia,” kata Pangdam XVIII/Kasuari MayjenTNI Joppye Onesimus Wayangkau.

Virus Corona menyebar dengan cepat dan siapa saja tidak kebal terhadap virus tersebut.

Yang paling utama ditekankan kepada kita tentang cara mencegah terpaparnya virus ini, pertama dengan menjaga kebersihan dan yang kedua dengan menjaga daya tahan tubuh. Dua hal ini menjadi kekuatan atau menjadi faktor penentu agar kita tidak terjangkit penyakit ini.

“Sebenarnya penyakit ini hampir sama dengan flu biasa, namun virus baru ini lebih cepat menyerang paru-paru. Kalau kita kena dan daya tahan tubuh kita lagi tidak kuat maka virus itu akan semakin cepat bekerja merusak saluran pernapasan kemudian ke paru-paru. Inilah yang membuat orang meninggal,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, saya himbau para anggota sekalian dan kita semua, supaya dua hal yang sudah saya sampaikan di awal tadi, harus kita jaga. Jadi jangan terlalu takut secara berlebihan dengan Virus Corona,” sambung Pangdam XVIII/Kasuari.

Pada kesempatan itu Mayjen Joppye juga mengingatkan seluruh warga Kodam XVIII/Kasuari tentang bagaimana menghadapi permasalahan dan kesulitan didalam menjalani kehidupan.

“Para anggota saya ingatkan bahwa hidup kita ini, manusia pasti ada masalah. Tidak ada manusia yang tidak punya masalah. Bahkan saya, Panglima juga punya masalah. Karena semua orang punya masalah, maka masalah itu harus kita sikapi dengan baik. Menjadi seorang Prajurit tidak usah takut,” ucapnya.

Di akhir arahannya, Pangdam menyampaikan informasi kepada segenap warga Kodam XVIII/Kasuari bahwa tahun ini (2020) diharapkan Kodim sudah lengkap berada di 12 Kabupaten di Papua Barat.

“Koramil baru 57 dan yang sekarang rekan-rekan kita dari Satuan BKO sudah kita masukkan, ditambah dengan Koramil yang sudah ada,” ungkapnya.

Pangdam XVIII/Kasuari juga mengatakan sudah memerintahkan Staf Kodam, Danrem, dan para Dandim untuk mengatur personel. Tidak boleh ada yang bergeser, tetap pada posisinya.

“Mulai dari personelnya sampai dengan alat peralatannya tetap, tidak ditarik. Tinggal kita tambahkan personel, sehingga semuanya bisa berjalan,” ujar Mayjen Joppye.

“Saya juga ingatkan kepada anggota menyangkut dengan Pembinaan Satuan (Binsat). Kita punya kewajiban untuk memelihara apa yang menjadi tanggung jawab kita.  Selanjutnya beberapa hal yang menjadi penekanan saya tadi, harus diperhatikan dan dilaksanakan,” tutupnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

'); var MainContentW = 1000; var LeftBannerW = 100; var RightBannerW = 100; var LeftAdjust = 10; var RightAdjust = 10; var TopAdjust = 80; ShowAdDiv(); window.onresize=ShowAdDiv; }