Basah-Basahan Babinsa Babo Bantu Masyarakat Bangun Tempat Ibadah

Bintuni – Tidak mengenal waktu dan tempat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat apalagi dalam mengatasi kesulitan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan sosial dilingkungan masyarakat, Kalimat ini layaknya ditujukan kepada Babinsa Koramil 1703-08/Babo Serda Muh. Fikih yang sedang membantu masyarakat mengambil bahan material pembanguna Gereja di sungai Kampung Irarutu III Distrik Babo Kab. Teluk Bintuni Prov. Papua Barat, Mingu (05/11/2017)

Terjun ke lapangan adalah kegiatan yang paling efektif di lakukan oleh babinsa sebagai aparat komando kewilayahan, agar hubungan kekeluargaan dengan masyarakat di wilayah binaan akan terjalin lebih akrab serta menjadi panutan masyarakat dan selalu di cintai oleh masyarakat, sehingga sasaran binter dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terwujud.

Serda Muh. Fikih sangat peduli dengan situasi dan kesulitan warganya, sehingga Babinsa Babo tersebut mengajak masyarakat untuk mengambil pasir di sungai untuk melanjutkan pembangunan tempat ibadah (Gereja). Selain itu, Serda Muh Fikih rela dan ihlas masuk ke sungai untuk mengangkat pasir, hal yang tidak mudah untuk melakukan pekerjaan ini bukan hanya mengangkat pasir dari dalam sungai tetapi Babinsa juga ikut pikul pasir dengan meletakkan tumpukkan pasir di gerobak dorong, masukan pasir di karung dan naikan ke mobil untuk dibawa ke Gereja bahkan Babinsa ikut juga aduk semen dan melaksanakan flur dasar dalam bangunan Gereja.

Dengan lokasi pengambilan pasir yang sangat sulit, Serda Muh Fikih tetap semangat karena semangat Babinsa adalah semangat warga binaannya. Tidak sampai disitu saja, Serda Muh Fikih juga selalu melaksanakan Komsos untuk mengajak masyarakat dapat membantu menyelesaikan  Gereja secara bertahap dengan kemampuan Dana yang ada. Semua itu dilakukan karena Serda Muh Fikih melihat bangunan Gereja Katolik yang sudah dibangun 11 Tahun yang lalu dan tidak selesai juga sehingga tidak digunakan masyarakat untuk beribadah karena  keterbatasan dana. Melihat hal itu, Serda Muh Fikih mengambil tindakan yang positif agar pembangunan gereja ini dapat selesai dengann partisipasi masyarakat.

“Keberadaan Babinsa memang tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat ibarat ikan dan air, dimana masyarakat berbuat disitulah babinsa selalu ada untuk membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dan tidak pernah mengenal waktu dan tempat,” Ujar Danramil 1703-08/Babo Letda Inf Fachry M B.

Posting Terkait


scholl php shell online