Dandim 1715/RA Hadiri Pembukaan Bimbingan Teknis (BIMTEK)

Raja Ampat – Acara dalam rangka membuka Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pembenihan Tanaman Pangan dan Holtikultura bagi Petani di Distrik Salawati Tengah yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Tekonolgi Pertanian (BBP2TP) Prov. Papua Barat serta Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta penyerahan bantuan Traktor Tanggan dan mesin Pompa Air ke kelompok tani di Kampung Kalobo distrik Salawai Tengah Kabupaten Raja Ampat di hadiri ± 180 orang dilaksanakan dikantor Distrik Salawati Tengah, Selasa (13/11/2018).

Bimtek Pembenihan Tanaman Pangan dan Holtikultura serta Penyerahan bantuan Traktor dan Mesin Pompa Air dihadiri Abdul Faris Umalti, SE (Bupati Raja Ampat), Dr. Michael Watimena, SE, MM (Wakil ketua Komisi IV DPR-RI), Letkol Inf Josef Paulus Kaiba (Dandim 1715/Raja Ampat), Muhidin Umalelen, S.Sos, M.Ec.Dev (Asisten 3 Setda Raja Ampat), Ria Umalti (Kadis Koperasi Kab. Raja Ampat), Ferdinand Rumsowek (Kadis Kesehatan Kab. Raja Ampat), IPDA Andi Haris Susanto, S.Ik ( Kapolsek Waigeo Selatan), Pujo Sumedi (Kabag Humas Kab. Raja Ampat), Nyoman Saribuana,S.ST (Kabag Umum Kab. Raja Ampat), Fenty Irianti,S.Si (Kordinator Kegiatan dari Kementerian Pertanian RI), Ir. Dimas Wamear ,MP (Waka Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Tekonolgi Pertanian/BBP2TP Prov. Papua Barat), Dr. Ir. Rudyo ( Peneliti dan Pengembangan Kementerian Pertanian RI), Marthen Bartolomeus, S.Pi (Kadis Perikanan Pemda Raja Ampat.

Bupati Raja Ampat Menyampailan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pembenihan Tanaman Pangan dan Holtikultura bagi Petani di Distrik Salawati Tengah yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Tekonolgi Pertanian (BBP2TP) Prov. Papua Barat serta Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta penyerahan bantuan Traktor Tanggan dan mesin Pompa Air sehingga dapat bermanfaat bagi para kelompok tani dan dapat memajukan pertanian di Kabupaten Raja Ampat, tidak hanya itu diharapka kedepanya Raja Ampat dapat menjadi daerah yang bisa menghasilkan beras sendiri sehingga tidak bergantung dengan daerah lain.

Bantuan yang diberikan antara lain Traktor tangan sebanyak 10 Unit dan Mesin Pompa Air sebanyak 10 Unit. Dandim 1715/RA Letkol Inf Josef Paulus Kaiba mengatakan bahwa bantuan Traktor Tangan dan Mesin Pompa Air ini bantuan kemasyarakatan dari Komisi IV DPR-RI yang membidangi Pertanian dan Holtikultura. “Semoga dengan adanya bantuan ini akan menambah luas tambah tanam, hasil panen meningkat dan bisa menjadi swasembada pangan di Kabupaten Raja Ampat,” paparnya

Mungkin Anda Menyukai