Kepala BNN Provinsi Papua Barat, Sambangi Pangdam XVIII/Kasuari

Penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Prov. Papua Barat mulai meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku itu dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di masa depan khususnya kepada generasi muda karena generasi muda sebagai penerus bangsa bila semakin hari semakin rapuh/lemah, digerogoti zat-zat adiktif maka tidak bisa produktif.

Semua Instansi baik Pemerintahan maupun Swasta saling menjalin sinergitas guna memberantas peredaran dan penyalahgunaan barang-barang haram itu. Untuk itu, Kepala BNN Provinsi Papua Barat, Brigjen Pol. Drs. Setija Junianta, SH., M. Hum beserta stafnya melaksanakan kunjungan kerja ke Kodam XVIII/Kasuari, menyambangi Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau pada Rabu, 19 Juni 2019 pukul 11.30 WIT.

Dalam kunjungan tersebut Pangdam XVIII/Kasuari menyambut baik kedatangan Ketua BNN wilayah Papua Barat beserta stafnya dan  berdiskusi di ruang Pangdam XVIII/Kasuari, membahas tentang kerjasama BNN bersama TNI guna mencegah pengedaran Narkotika di Indonesia, khususnya di wilayah Papua Barat. Pangdam XVIII/Kasuari sangat mendukung langkah-langkah yang akan dilakukan oleh BNN dalam melakukan pemberantasan barang haram tersebut. “Ini sangat bagus sekali. Saya sangat mendukung upaya yang akan dilakukan oleh BNN dalam memberantas Narkoba di wilayah Papua Barat” tegas Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, pihak Kodam sendiri telah melaksanakan langkah-langkah intern. “Kodam sendiri sudah melaksanakan P4GN guna mencegah penyalahgunaan dan pengedaran Narkoba di satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari” ungkap Pangdam. Sejalan dengan hal tersebut, Pangdam menyebutkan bahwa Kodam berkomitmen untuk berkontribusi dalam penanganan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika. Pangdam juga mengatakan Kodam akan meningkatkan sinergitas dengan BNN Provinsi Papua Barat.

Mungkin Anda Menyukai