Penyuluhan Hukum Bagi Prajurit, ASN dan Persit di Kodim 1706 Fakfak

Fakfak – Bertempat di Aula Makodim 1706/Fakfak telah dilaksanakan penyuluhan Hukum oleh KumDam XVIII/Kasuari bagi prajurit, ASN dan persit di satuan Kodim 1706/Fakfak Triwulan IV Ta. 2017 dengan mengusung tema “Patriot Pembela Rakyat Yang Samapta Tanpa Melanggar Hukum” oleh Kapten Chk Jhoni Sosang. S.H., diikuti 100 orang Anggota dan Persit Kodim 1706/Fakfak dan dihadiri oleh, seluruh Perwira Staf Kodim 1706/Fakfak, DanSub DenPom Fakfak, Anggota dan ibu-ibu Persit, Selasa (28/11/2017).

Penyuluhan oleh Kapten Chk. Sosang, S.H., dengan materi Bahaya Narkoba dan Sanksi hukum bagi prajurit TNI, ASN serta Persit, Inti dari penyuluhan tersebut yaitu menjelaskan tentang bahaya Narkoba dimana bagi para pelanggar akan dikenakan Ancaman Pidana maksimal berdasarkan UU yaitu UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan hukuman penjara maksimal 15 Tahun dan Pidana Denda Maksimal 300 juta dan ancaman pidana maksimal berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkoba.

Dimana isi dari UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkoba, Pasal 111, Setiap orang yang tanpa Hak/Melawan Hukum, Tanam, Pelihara/Memiliki atau kuasai/Nenyediakan Narkotika di pidana penjara Min 4 th, Maks. 12 th dan denda Min Rp. 800.000.000,- dan Maks. 8.000.000.000,-

Pasal 112, Setiap orang yang tanpa Hal/Melawan Hukum, memiliki, menyimpan, menguasai GOL. I bukan tanaman, dipidana penjara Min 4 th, Maks. 12 th dan denda Min 800.000.000,- Maks. 8.000.000.000,-.

Penyuluhan oleh Letda Chk Ronald Frengky Selitonga, S.H., tentang kekerasan dalam rumah tangga atau sering disebut KDRT seperti Kekerasan fisik, kekerasan Psikis dan kekerasan Seksual, Penelantaran keluarga dan dampak KDRT adalah terhadap wanita terhadap anak dan terhadap masyarakat.

Ketentuan pidana tentang asusila yaitu Pasal 281 diancam dengan pidana penjara maks dua tahun delapan bulan atau denda maksimum tiga ratus ribu rupiah, dan Ketentuan pidana tentang Zina diatur dalam pasal 284 dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya.

Penerapan Sanksi Administrasi Gol. I untuk Bintara/Tamtama, penerapan sanksi administrasi bagi bintara dan tamtama penerapannya bersifat alternatif antara penundaan pendidikan atau kepangkatan dengan mempertimbangkan mana yang lebih dahulu mencapai eligibelnya.

Posting Terkait


c99,r57,wso,b374k,mini,c99.txt,r57.txt,wso.txt,b374k.txt,mini.txt,php shell,r57 shell,c99 shell,wso shell,b374k shell,mini shell,asp shell,aspx shell
yenibosna escort avrupa yakas escort antalya escort escort bayan avclar escort irinevler escort