Simulasi Gempa dan Tsunami untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan

Raja Ampat – Suara sirene Tsunami terdengar sayup dipancarkan dari tower khusus di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) Jl. Inda Arpan, Kel Sapordanco, Distrik Waisai Kota, Kab. Raja Ampat. Satu kilometer dari sana, di Makodim 1715/RA, ratusan siswa mulai berkumpul. Mereka bergegas menuju ke Kodim 1715/RA untuk menyelamatkan diri. Yusnawati, (10 tahun) ikut serta. Bersama ratusan yang lain, siswa SD N 2 Raja Ampat itu tampak berlari. Tak lama kemudian, dia telah berada di Kodim 1715/RA yang berfungsi juga sebagai tempat penyelamat dan dapat menampung 3.000 lebih massa. Begitulah suasana simulasi bencana Gempa dan Tsunami dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN). Acara dipusatkan di Kodim 1715/RA, juga beberapa titik gedung penyelamatan lainnya yang diikuti ± 400 orang, Sabtu (24/11/2018).

Hadir dalam kegiatan antara lain : Mayor Inf Yuli Agus Padang (Kasdim 1715/RA), Ir. Welem J. Watem (Kepala Pelaksana BPBD Raja Ampat), Wadanramil 1715-01/Waisai, Para Pasi Kodim 1715/RA, Anggota Kodim 1715/RA, Anggota Polres Raja Ampat, Satpol PP Kab. Raja Ampat, Dinas Kesehatan Raja Ampat, Pelajar SD N 2 Raja Ampat, SMP N 14 Raja Ampat, SMA N 1 Raja Ampat dan Masyarakat.

Dalam arahanya Mayor Inf Yuli Agus Padang (Kepala Staf Kodim 1715/RA) menyampailan, simulasi ini bertujuan untuk membiasakan masyarakat agar selalu siap siaga terhadap bencana. Simulasi dan latihan bersama dalam penanggulangan bencana ini sangat perlu.

“Manfaat yang diharapkan dari simulasi ini tidak hanya akan dirasakan oleh masyarakat. Namun, juga oleh instansi pemerintah yang terlibat langsung dalam penanggulangan bencana. Sebagai bahan mengevaluasi dalam memperbaiki prosedur operasi standar yang digunakan” Ungkapnya.

Menurut Mayor Inf Agus Padang, bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Aceh pada 2004 silam dan Gempa Tsunami di Palu beberapa waktu lalu harus dijadikan sebagai pelajaran. Sehingga jika bencana serupa terjadi, masyarakat atau warga sudah tahu harus berbuat apa untuk menyelamatkan diri.

Pada kesempatan itu Bpk Ir. Welem J. Watem selaku Kepala Pelaksana BPBD Raja Ampat menyampaikan Banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya simulai ini, Simulasi ini adalah gambaran dan latihan apa bila suatu saat terjadi bencana Kita sudah siap untuk menghadapinya.

Posting Terkait


wso shell
rfuab.com teen porn