Upacara Pemberian Remisi Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke-73 Di Lapas Fakfak

Fakfak – Upacara Pemberian Remisi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 73 yang diikuti -/+ 140 Orang di Lapas Kab. Fakfak, yang bertindak sebagai Dan Up adalah Nardin Weripi (Polsuspas) dan yang bertindak sebagai Irup adalah Wakil Bupati Kab. Fakfak (Daris. Abraham Sophaeluakan), Jumat (17/08/2018).

Hadir dalam Upacara tersebut antara lain Wakil Bupati Kab. Fakfak (Daris. Abraham Sopha Eluakan), Sekda Kab.Fakfak (Nasrun P. Elake), Ketua DPRD Kab. Fakfak (Siti Rahma Hegemur), Dandim 1706/Fakfak (Letkol Inf Yatiman, A.md), Kapolres Fakfak (AKBP Deddy Foury M, SH. S. IK), Dan Satgas AL (Kapten (L) Arly Asri) dan Kepala Lapas Kab.Fakfak (H. Heru, SH).

Adapun Susunan Pasukan Polsuspas Lapas Kab. Fakfak, Narapidana Kab. Fakfak, Tahanan dalam proses hokum dan Darmawanita Lapas Kab. Fakfak.

Gelora semangat untuk mengisi kemerdekaan tentunya harus menjadi milik segenap lapisan masayaarakatarakat, tak terkecuali bagi para warga binaan pemasayaarakatarakatan. Meskipun secara hukum mereka di rampas kemerdekaannya, namun itu hanyalah kemerdekaan fisik semata karena sesungguhnya mereka tetap memiliki kemerdekaan untuk trs berkarya. Terbukti dari beberapa kegiatan yang dilakukan para Narapidana diantaranya melakukan pembangunan fasilitas umum disekitar mereka sebagai implementasi dari pembinaan yang mereka dapatkan di lapas skaligus sebagai bentuk rekonsiliasi dan permintaan maaf mereka atas Disharmonisasi yang telah terjadi antara mereka dengan masayaarakatarakat.

Pemberian remisi yang saat ini diatur oleh peraturan Menteri No.3 tahun 2018 memiliki mekanisme yang sangat transparan dan sudah berbasis sistem yang mendayagunakan teknologi informasi. Proses ini juga akan kita buat seluas-luasnya agar masayaarakat dapat ikut melakukan pengawasan melalui aplikasi agar pemberian remisi lebih transparan dan akuntable.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemda yang telah turut ambil bagian dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan, pembinaan, dan pembimbingan kepada warga binaan pemasyarakatan. Saya berharap peran dan partisipasi pemda ini dapat berlanjut dan ditingkatkan untuk masa-masa yang akan datang. ”Dirgahayu ke 73 Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Narapidana yang mendapatkan remisi berjumlah 88 orang dengan pemberian remisi paling kecil 1 (Satu) Bulan dan paling besar 6 (Enam) Bulan. Terdapat 1 Narapidana yang bebas a.n Aminudin Karoror. Pemberian Remisi kepada Narapidan oleh Lapas merupakan bentuk penghargaan kepada Narapidana atas kinerja Narapidana dan perubahan positif sikap dan perilaku Narapidana. Pemberian Remisi penting untuk dilaksanakan karena merupakan cara untuk menambah moril dan membentuk sikap dan perilaku Narapidana menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Mungkin Anda Menyukai