Upacara Pembukaan Latihan Penyiapan Pratugas Satgas Pamrahwan Yonif RK 752/VYS

Sorong – Komandan Yonif RK 752/VYS Mayor Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H.  pimpin langsung upacara pembukaan penyiapan pratugas satgas pamrahwan Yonif RK 752/VYS bertempat di Mako Yonif RK 752/VYS Jalan Basuki Rahmat KM 10,5 Kota Sorong, (25/02).

Dalam sambutan Komandan Yonif RK 752/VYS menyampaikan bahwa latihan penyiapan pratugas ini akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari tahap pembekalan yang meliputi materi pengetahuan drill teknis sampai dengan drill taktis bagi materi yang bersifat keterampilan.

Latihan dengan metode drill atau latihan berulang-ulang sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan prajurit sampai tingkat mahir dalam melaksanakan tugasnya. Dalam latihan pratugas ini para prajurit akan menerima pembekalan baik itu materi hukum, materi intel, materi teritorial,  dan materi tempur.

Hal tersebut bertujuan agar para prajurit memiliki teknik dan taktik yang meliputi aspek tempur, intelijen, teritorial dan administrasi serta untuk memberikan gambaran dan informasi mengenai situasi dan kondisi terakhir di daerah rawan yang akan kalian hadapi, sehingga mampu melaksanakan operasi dalam tugas – tugas pengamanan di daerah rawan dengan benar.

Pada kesempatan ini perlu kita sadari bersama, beberapa kejadian jatuh korban di daerah operasi akhir-akhir ini diakibatkan adanya ketidak profesionalan prajurit dalam melaksanakan tugas. Hal ini juga dikarenakan adanya latihan pratugas yang tidak optimal atau dilaksanakan secara tidak sungguh-sungguh. Karenanya berlatihlah dengan sungguh – sungguh jabarkan slogan “ Lebih baik mandi keringat di daerah latihan, dari pada mandi darah di medan pertempuran”.

Sebelum mengakhiri amanat ini, saya akan memberikan penekanan sebagai pedoman kalian dalam melaksanakan latihan : Pertama, ikuti semua perintah komandan dan pelatihmu serta pedomani protap latihan yang berlaku. Dua, laksanakan latihan dengan sungguh – sungguh, pedomani dan yakini bahwa latihan itu penting, bukan yang penting latihan. Sadari bahwa latihan adalah bentuk kesejaterahan paling hakiki bagi prajurit. Tiga, senantiasa memperhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materil yang digunakan. Empat, khususnya penyelenggara laksanakan evaluasi secara terus – menerus terhadap setiap materi latihan yang diberikan sehingga dapat dijadikan sebagai bahan penyempurnaan untuk bekal pada saat tugas nantinya.

Setelah  upacara pembukaan latihan penyiapan pratugas selesai dilanjutkan materi pratugas tentang KUHPM oleh Kapten Cpm Rivan.

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


scholl php shell online