Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 Kaimana

Kaimana – Bertempat tempat Halaman Stadion Triton Kaimana Jln Utarum Bantemi, Kab.Kaimana, Prov Papua Barat, telah di laksanakan kegiatan Upacara dalam rangka memperingati hari pahlawan 10 November 2017, Jumat (10/11/2017).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Drs. Mathias Mairuma (Bupati Kaimana), dan Selaku Danup Kapten Inf Arif Suwito (Pasi Intel Kodim 1713/kaimana) dan dihadiri kurang lebih 200 orang tamu undangan dan Peserta Upacara.

Peserta upacara terdiri dari 1 Sst Kodim 1713/Kaimana, 1 sst Kompi E 754/ENK, 1 Sst Polres kaimana, 1 Sst Satpol PP Kab.Kaimana, 1 Sst Senkom Kab.Kaimana, 1 Sst Asn (Aparat Sipil Negara), Pramuka Setingkat pelajar turut dalam pengibaran Bendera Merah Putih.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Drs Mathias Mairuma (Bupati kaimana), Letkol Inf Wempi Ramandey (Dandim 1713/Kaimana), AKBP Adam Erwindi. Sir, MH (Kapolres Kaimana), Letda CPM Dede  (Dansubdenpom Persiapan Kaimana), Kapten Inf Robby Daud S (Danramil 03/Teluk Arguni), Kapten Inf Arif Suwito (Pasi Intel Kodim 1713/Kaimana), Kapten Inf Setyono (Pasi Ops Kodim 1713/kaimana), Lettu Inf Andi  Basso (Danton II Kipan 754/ENK), Perwakilan tokoh pejuang.

 

Pembacaan Pesan-pesan pahlawan yang di bacakan oleh Drs Ajid Kadir (Wakil ketua DPR) yakni

– Pesan pahlawan Nasional Nyi Ageng serang untuk keamanan dan kesauntaraan jiwa kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

– Pesan pahlawan Jenderal Sudirman tempat saya yang terbaik di tengah2 anak buah.

– Pesan pahlawan Nasional Prof. DR.R Soeharso, lebih-lebih bila kita tahu negara kita dalam keadaan bobrok maka justru itu kita pula wajib memperbaikinya.

– Pesan pahlawan Nasional Prof. DR. Muh Yamin, SH., Cita-cita persatuan indonesia itu bukan omong kosong.

– Pesan pahlawan Nasional Supriyadi kita yang berjuang jangan sekali-kali mengutamakan pangkat, kedudukan dan gaji yang tinggi.

 

Adapun Amanat di bacakan Drs. Mathias Mairuma berisi,

– Melalui momentum hari pahlawan kemudian dan menghimpun gerak seluruh elemen Indonesia “Terwujudnya Indonesia yang berdaulat mandiri dan berlandaskan berkepribadian gotong royong” dalam wadah mewujudkan visi yang telah dirumuskan Sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut NAWA CITA.

– Kesembilan agenda itu bisa dikategorisasikan dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi) dan ranah politik. Pada ketiga ranah tersebut, Pemerintah saat ini berupaya melakukan berbagai akseleratif, perubahan secara berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

– Mengenang Hari Pahlawan adalah sebuah nasionalisme yang dilandasi oleh kemanusiaan universal bukan nasionalisme yang sempit. Sebuah nasionalisme yang oleh Bung Karno diikrarkan “Nasionalisme Saya adalah Kemanusiaan”. Sebuah nasionalisme yang ditegaskan dalam Pidato 1 Juni Lahirnya Pancasila menjadi nasionalisme hanya bisa hidup subur di dalam tamansarinya internasionalisme. Internasionalisme dapat hidup subur jikalau berakar dalam buminya nasionalisme. Prinsip yang dibangun oleh sebuah landasan filosofis yang tinggi yang kita anggap egois namun makhluk sosial yang menghimpun menjadi satu sebagai bangsa bangsa Indonesia.

Posting Terkait


c99,r57,wso,b374k,mini,c99.txt,r57.txt,wso.txt,b374k.txt,mini.txt,php shell,r57 shell,c99 shell,wso shell,b374k shell,mini shell,asp shell,aspx shell
yenibosna escort avrupa yakas escort antalya escort escort bayan avclar escort irinevler escort