Wakili Dandim, Pasi Ops Kodim 1803/Fakfak Hadiri Apel Konsolidasi Persiapan Pengamanan Sidang Hasil Pemilu 2019

Fakfak – Pasi Ops Kodim 1803/Fakfak Kapten Inf Ali Anwar beserta 1 Pleton anggota Kodim 1803/Fakfak mewakili Dandim 1803/Fakfak mengikuti Apel Gabungan Konsolidasi “Operasi Ketupat Mansinam 2019 dan dalam rangka persiapan pengamanan Sidang perselisihan Hasil Pemilihan Umum” yang diikuti -/+ 150org di. Yang bertindak sebagai pengambil Apel adalah Kapolres Fakfak (AKBP Deddy F. Milewa ,S.Ik,M.Ik,), Bertempat di Lapangan Apel Mapolres Fakfak, Kamis (13/06/2019).

Turut hadir dalam pelaksanaan Apel Gabungan tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Gondo Suprapto ,SKM.M.Si), Pasiops Kodim 1803/Fakfak (Kapten Inf Ali Anwar), Wakapolres Fakfak (Kompol Ilhamsyah ,S.Pd), Para Perwira Polres Fakfak, Perwakilan Puskesmas se-Kab.Fakfak, Anggota Kodim 1803/Fakfak dan Polres Fakfak.

Dalam amanat yang dibacakan Kapolres Fakfak menyampaikan bahwa tantangan Tugas Operasi Ketupat Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dikarenakan Tahun ini bertepatan dengan pesta demokrasi 2019 yang masih berlangsung, tantangan tugas operasi ketupat yang di barengi dengan operasi pengamanan pemilu terasa cukup berat khususnya untuk saudara kita TNI/Polri yang berjuang di Ibukota Negara kita.

Analisa dan evaluasi terhadap penyelenggaraan operasi ketupat di Prov Papua barat tahun 2019 menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik, koordinasi dan kerjasama sinergis seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan operasi ketupat mansinam-2019 ini juga mendapatkan apresiasi positif dari publik. Hal tersebut di tandai dengan tidak adanya aksi serangan teror, dapat ditekannya gangguan kejahatan konvensional yang meresahkan.

Pada tanggal 14 Juli 2019 atau pada Besok hari Jumat akan dimulai sidang pendahuluan perselisihan hasil pemilihan umum pemilihan presiden, sidang akan dilaksanakan di Jakarta Ibukota Negara namun kita di wilayah tidak boleh lengah dan tetap melaksanakan kegiatan Kepolisian dalam rangka antisipasi adanya pihak-pihak yang menginginkan terjadinya perpecahan di Provinsi Papua Barat dan di ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia guna menciptakan situasi yang kondusif selama sidang PHPU Pilpres dan Pileg ke depan maka kita perlu melakukan langkah-langkah antisipasi dengan mengajak seluruh masyarakat berbangsa dan bernegara Kesatuan Republik Indonesia untuk menolak ajakan kerusuhan menolak tindakan anarkis menolak segala bentuk provokasi ujaran kebencian penghasutan kedengkian dan dendam serta ajaran radikal dan berita hoax demi terpeliharanya kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam bingkai kesatuan bineka tunggal Ika.

Pertahankan momentum keberhasilan Operasi Ketupat Mansinam 2019 serta suasana kekeluargaan yang telah tercipta selama perayaan hari raya Idul Fitri 1440 H, serta tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh personil TNI dan Polri instansi terkait dan pemangku kepentingan untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan keamanan selama sidang PHPU, terus jaga kebersamaan dengan masyarakat karena bersama masyarakat kita kuat hindari perilaku yang dapat mencederai masyarakat dan diharapkan dalam pelaksanaaan setiap tugas yang diberikan dengan semangat sukacita dan dipenuhi rasa syukur demi keberhasilan tugas serta mendapat Ridho Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa.

Setelah pelaksanaan Apel kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan halal bil halal serta saling berjabat tangan.

 

Posting Terkait