Apel Gelar Kesiapan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2018

Sorong – Dandim 1704/Srg Letkol INf Andar Dodi Panggabean memimpin Apel Gelar Kesiapan LATGULBENCAL Tahun 2018 yang di hadiri tamu undangan Wakil Walikota Sorong Hj dr Pahima Iskandar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong Emi Freezer, SE, MM., Kabid Log BPBD Kota Sorong Yuhossua Homer, Kepala BMKG Sorong  Erasmus kayadu,M.Si., Sekretaris Dissos Kota Sorong  Hajija Bao, Pjs Kasi Opsrem 171/PVT Letkol inf Arifin Simanjuntak, Kasi Intelrem 171/PVT Kolonel Inf Albert Panjaitan, Kasi Persrem 171/PVT Kolonel Inf Rudi Andriyono, Kasi Renrem 171/ PVT Kolonel Arh Eka Wahyudi, Kasi Logrem 171/  PVT Kolonel Kav  Susanto Dwi Asmara. SH., Asops Mar Lantamal XIV/Srg Kolonel Marinir Jayus, Dandenkesyah 18.04.01/Sorong Letkol Ckm Agus Sunarko, Wa Asops Kasdam  XVIII/KSR Letkol Ari Sudarsono, Asops Mar Lantamal XIV/Sorong Kol Marinir. Jayus, Para Dansat Dan Kabalak Korem 171/PVT, bertempat di Lapangan Hocky, Kampung Baru, Sorong-Papua Barat, Jumat (02/11/2018).

Pelaksanaan Apel Kesiapan Latihan Penanggulangan Bencana Alam ini sangat baik dan sangat mulia yang dilaksanakan oleh Jajaran Kodam XVIII/Ksr di wilayah Papua Barat dari tanggal 7-22 November Tahun 2018, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengecek kesiapan baik dari sisi personel, perlengkapan saat latihan, serta kekurangan-kekurangan yang ada dan menjadi catatan agar bisa diperbaiki kedepannya sehingga bisa fungsional dan digunakan dengan baik pada saat latihan, serta bisa bersinergitas dengan unsur yang lain.

Wilayah Sorong merupakan wilayah yang rawan bencana dan merupakan lokasi salah satu posisi patahan, kita tidak berharap bencana alam terjadi tetapi kita sebagai manusia bisa berupaya dengan langkah-langkah dalam penanggulangan bencana yaitu Mitigasi sehingga dapat mengurangi minimnya korban saat terjadinya bencana, dengan kesiapan dari unsur-unsur yang sudah di bentuk saat ini tentunya dapat mengetahui apa yang akan dikerjakan dan untuk menyiapakan dalam membantu kesulitan-kesulitan yang di akibatkan oleh Bencana.

Latihan yang dilaksanakan dengan mekanisme dari  latihan parsil hingga pada aplikasi yang digabungkan latihannya pada saat tahap akhir di sektor masing-masing, Diharapkan ini bisa menjadi suatu protap TNI POLRI dan pemerintahan daerah dalam menghadapi Bencana Alam dan melaksanakan peran sesuai fungsinya masing-masing.

Mungkin Anda Menyukai