Asintel Kasdam XVIII/Kasuari Buka Sosialisasi Dan Tes Urine Program P4GN Sinteldam XVIII/Kasuari TW II TA 2020

Manokwari. kasuari18-tniad.mil.id – Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini adalah salah satu upaya satuan untuk memberikan informasi kepada personel Kodam XVIII/Kasuari atau personel yang mewakili satuannya sehingga P4GN ini bisa disebarkan kepada anggota yang lainnya sehingga diharapkan tidak ada personel Kodam XVIII/Kasuari yang ingin mencoba-coba baik menggunakan apa lagi turut serta dalam peredaran gelap narkoba, karena narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan yang akan merusak kehidupan kita dan membuat ketergantungan yaitu kecanduan.

Kolonel Kav Urip Prihatman selaku Asintel Kasdam XVIII/Kasuari menyatakan hal tersebut dalam sambutannya saat membuka langsung acara Sosialisasi dan Tes Urine Program P4GN Sinteldam XVIII/Kasuari TW II TA 2020, Rabu (29/7/2020) di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Jln. Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pandemik wabah Covid-19  yang telah melanda dunia sejak awal tahun 2020 ini dan masuk ke Indonesia sekitar awal bulan maret yang di umumkan oleh Bapak Presiden RI dan sampai dengan saat ini wabah ini masih menjadi pandemik dan tidak tau sampai kapan.

“Melalui media pada bulan februari sudah mulai di produksi faksin dan saat sedang eksperimen atau sedang di uji coba karena pandemik ini maka program P4GN TW II TA 2020 baru bisa di laksanakan pada saat ini semestinya dilaksanakan pada akhir bulan bulan mei-juni namun karena Covid ini sehingga baru bisa kita laksanakan pada akhir bulan Juli ini atau pada TW III namun demikian dari staf intelijen telah merencanakan dam menyiapkan sehingga sosialisai P4GN ini bisa dilaksanakan dengan  tetap memperhatikan protokol kesehatan, saya lihat sejak mulai masuk pendaftaran sudah melakukan protokol kesehatan saya lihat ini menggunakan masker dan jaga jarak”.

“Apabila sudah ketergantungan terhadap narkoba, tetap hancur jadi sudah jelas bahwa apa bila kita menggunakan maupun mengedarkan hukumannya sudah jelas kalau TNI di pecat garis bawahi di Pecat ada ST dari Panglima karena itu dijauhi,” kata Asintel Kasdam.

Selanjutnya Asintel Kasdam XVIII/Kasuari menjelaskan bahwa sebenarnya narkoba baik bila digunakan sesuai fungsinya yaitu kesehatan karena dapat meringankan rasa nyeri ataupun mengurangi rasa pusing yang akan kita obati tapi kalau disalah gunakan oleh orang yang sehat dengan dosis yang berlebihan sehingga itu akan menjadi berbahaya makanya sebutannya penyalahgunaan.

“Sekali lagi mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan tentunya harus bermanfaat dan memberikan pengetahuan kepada anggota sekalian sehingga tau tentang narkoba ini dan tau juga dampak negatif dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tutup Kolonel Urip Prihatman dalam sambutannya.

Setelah sambutan yang diberikan oleh Asintel Kasdam XVIII/Kasuari, selanjutnya dilaksanakan penyuluhan oleh Lettu Ckm (K) dr Grace Dio Margaretha, yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan urine kepada 100 personel yang mengikuti giat sosialisasi tersebut.

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


c99
yenibosna escort avrupa yakas escort antalya escort escort bayan avclar escort irinevler escort