Bagi Prajurit Setiap Tugas Merupakan Kehormatan Yang Harus Dijaga Integritasnya

Sorong – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau, di dampingi Asisten Kodam XVIII/Kasuari melaksanakan kunjungan kerja dalam Rangka Kesiapan Satgas dan Gelar Pasukan Pamrahwan Yonif 752/VYS di hadiri oleh Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, Kasrem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana, S.E,M.M, para Kasi Korem 171/PVT, para Komandan Satuan dan Ka Balak Aju jajaran Korem 171/PVT, bertempat di Jln Basuki Rahmad, Km 12, Yonif 752/VYS, Sorong-Papua Barat, Kamis (31/1/18).

Kunjungan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau bertujuan untuk mengecek kesiapan pasukan dan pelaksanaan Gelar pasukan sehingga prajurit siap dalam melaksanakan tugas. Sebelum berangkat melaksanakan tugas pengamanan Daerah Rawan, tentunya semua prajurit telah dibekali dengan berbagai ilmu  yang sangat memadai, sehingga ditempat tugas nanti, diharapkan dapat bermanfaat demi menjamin tetap tegaknya kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan Bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini. Pembekalan berbagai ilmu pengetahuan selama dalam latihan pratugas hendaknya menjadi modal dasar dalam pelaksanaan tugas dimedan operasi. Dan ingatlah bahwa bagi prajurit setiap tugas merupakan kehormatan   yang harus dijaga integritasnya untuk tujuan yang lebih besar yaitu menjaga kedaulatan NKRI.

Melalui semangat kejuangan yang tinggi, diharapkan seluruh prajurit Satgas Pam Rahwan Yonif 752/VYS, untuk bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya, mewujudkan stabilitas yang kondusif di wilayahnya.  Gerakan separatis masih menjadi isu keamanan dalam negeri, mengingat masih adanya pihak-pihak tertentu yang berkeinginan untuk memisahkan diri dari NKRI dengan mengekploitasi kelemahan-kelemahan dalam penyelenggaraan fungsi pemerintahan daerah maupun pusat. dalam menyikapi perkembangan situasi tersebut dibutuhkan energi yang besar dalam pola sikap, pola  pikir dan  pola tindak yang harus tertuang dalam konsepsi yang matang, sehingga dapat menyatukan tekat, semangat dan komitmen demi tetap tegaknya kedaulatan negara serta  menjaga  keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Posting Terkait