Brigjen TNI Dedi Sambowo Tekankan Prajurit Hindari Pelanggaran

Manokwari – Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari melaksanakan kegiatan Upacara Bendera Tujuh Belasan minggu ke 3 bulan September dilapangan Makodam Kab. Manokwari Prov. Papua Barat, Senin (17/09/2018).

Upacara Bendera yang dilaksanakan setiap hari senin dan setiap tanggal 17 san merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan jajaran TNI AD di seluruh Indonesia. Tujuan upacara 17-san adalah meningkatkan rasa nasionalisme cinta tanah air,wujud rasa Bangga dan penghormatan terhadap sang Merah Putih sebagai lambang kebesaran serta kedaulatan Negara yang menjadi bukti tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam amanatnya Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppey Onesimus Wayangkau yang dibacakan Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dedi Sambowo menyampaikan bahwa seluruh Prajurit dan PNS Militer agar penghormatan terhadap lambang Negara ini tidak dipandang sebagai kegiatan Seremonial belaka, akan tetapi harus dapat menjadikan sebagai wahana untuk mempertebal Nasionalisme dan mempertinggi Patriotisme pengabdian kepada Negara dan Bangsa.

Dipengujung Triwulan III dan akan memasuki Triwulan ke IV yang artinya kita akan mempertanggung jawabkan kerja dan anggaran Triwulan III, selaku Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppey Onesimus Wayangkau mengingatkan kepada Satuan se-jajaran Kodam XVIII/Kasuari agar menyiapkan Laporan dan Evaluasi sehingga dapat mengetahui kemajuan maupun kendala yang dihadapi terhadap sasaran program yang telah ditentukan dari Komando Atas.

Secara umum wilayah Provinsi Papua Barat saat ini sudah mengalami banyak kemajuan baik dibidang Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Keamanan maupun Pemerintahan. Hal ini tidak terlepas hasil kerja keras seluruh Prajurit dan PNS Militer Kodam XVIII/Kasuari yang telah menyumbangkan waktu dan pikiran demi kemajuan Provinsi Papua Barat yang merupakan Propinsi yang baru terbentuk. Selaku Pangdam saya memberikan Apresiasi sebesar besarnya  yang telah memberikan pengabdian yang terbaik untuk tanah Papua Barat.

Berkaitan masih adanya beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh Prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari perlu adanya upaya Konkrit dari unsur pimpinan di satuan masing masing untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran. Guna mencegah pelanggaran maka perlu di Optimalkan peran kepemimpinan lapangan secara hirarkis agar segala bentuk pelanggaran atau permasalahan Prajurit dan PNS Militer dapat diselesaikan dengan baik.

Dalam akhir amanatnya Mayjen TNI Joppey Onesimus Wayangkau berpesan kepada seluruh Prajurit dan PNS Militer, agar mempedomani  :

  1. Pegang teguh serta tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral serta etika dalam melaksanakan tugas.
  2. Tingkatkan disiplin, Dedikasi dan Loyalitas serta perkokoh Solidaritas satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari.
  3. Tingkatkan kepekaan dinamika perubahan lingkungan dan perkembangan situasi serta optimalkan kesiapsiagaan operasional satuan di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Kegiatan upacara 17- san tersebut diikuti seluruh Prajurit dan PNS Militer serta barisan Para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari. selaku Inspektur upacara Brigjen TNI Dedi Sambowo, Komandan Upacara Letkol Czi Manaru. “Saya tekankan kepada seluruh Prajurit dan PNS hindari pelanggaran serta tingkatkan kinerja untuk Triwulan IV,” ungkap Brigjen TNI Dedi Sambowo.

Mungkin Anda Menyukai