Cegah Penyimpangan Idiologi Pancasila, Babinsa Kenalkan Pancasila Sejak Usia Dini

Sorong– Babinsa Kampung Sakapul Distrik Salteng Sertu Masud, Koramil 1802-04/Seget memberikan pemahaman tentang cara sederhana pengamalan Pancasila serta disiplin dalam penggunaan waktu belajar kepada siswa-siswi Kelas 4 SD YPPK Bukit Zaitun Sakapul Distrik Salteng Kabupaten Sorong, Selasa (30/04/2019).
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan disiplin, loyalitas, setia kawan dan Nasionalisme generasi muda khususnya para pelajar sejak dini, agar mampu menjadi pemuda-pemuda yang tangguh dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita harus mengetahui lambang Negara Indonesia. Lambang Negara Indonesia adalah Garuda Pancasila yang bersemboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang mempunyai arti berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Demikian kata Babinsa desa Kampung Sakapul Distrik Salteng Koramil 1802-04/Seget Kodim1802/Sorong Sertu Masud saat mengisi pelajaran di Kelas 4 SD YPPK Bukit Zaitun Sakapul.
“Dasar Negara Indonesia adalah Pancasila, kita harus mengamalkan dan melestarikan Pancasila, bahkan kita harus mencintainya,” tambah Sertu Masud kepada 25 siswa-siswi kelas 4 di SD YPPK Bukit Zaitun Sakapul tersebut.
Lanjutkan Setu Masud, sebagai Warga Negara Indonesia kita harus bisa mengamalkan Sila dari Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila adalah pedoman dalam kehidupan kewarganegaraan, dengan mengenalkan Pancasila sejak usia dini diharapkan dapat mencegah idiolegi-idiologi yang bertentangan dengan Pancasila,” pungkasnya.
Dikatakan Sertu Masud, mengajarkan materi tentang Pancasila merupakan bagian dari Kegiatan Wawasan Kebangsaan. Ia berharap dengan kegiatan tersebut, para siswa-siswi YPPK Bukit Zaitun Sakapul menjadi mengetahui dan memperlakukan lambang-lambang Negara sebagai mana mestinya serta mampu mengamalkan sila-sila pada Pancasila. “Dan akhirnya akan mencintai Lambang Negara Garuda Pancasila dan mengamalkan isi dari Pancasila,” tuturnya

Mungkin Anda Menyukai