Dandim 1706 Fakfak Hadiri Rapat Koordinasi Dalam Rangka Pengamanan Idul Fitri 1439 H

Fakfak – Bertempat di Ruang rapat Polres Fakfak telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Eksternal Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1439 H Resort Fakfak yang dihadiri oleh Letkol Inf Yatiman, A.Md (Dandim 1706/Fakfak), AKBP Deddy, S.H. Sik. M.H (Kapolres Fakfak), Drs. Nasrun P. Elake (Sekda Kab. Fakfak), Maikel ( Staf Khusus Bupati), Kapten Cpm Ari Siam Yotefa (Dansub Denpom Fakfak), Letda Laut Hedyk Adi P ( Danpos AL) , Lettu Zainudin (Dan Unit Intel Dim 1706/Fakfak), Arif Rumagesan (Kasat Pol PP Kab. Fakfak), Gondo Suprapto (Kadis Kesehatan Kab. Fakfak), Kadishub Kab. Fakfak, Kabulog Fakfak, Ka Pelni Kab. Fakfak, dan seluruh perwira Polres Fakfak sekitar -+ 30 orang.

Dalam rapat tersebut adapun saran maupun masukan yang diberikan oleh para peserta guna mengsukseskan pelaksanaan Idul Fitri 1439 H, adapun masukan-masukan yang disampaikan antaralain :

Penyampaian Kasat Lantas untuk penempatan pos pos ketupat nannti kami akan koordinasi dengan pramuka untuk membantu kami, untuk pelabuhan kami sudah koordinasi dengan pelni, untuk kedatangan kapal kami sudah koordinasi dengan anggota pelni dan pelindo untuk pengecekan arus mudik, kemudian kami akan melakukan razia sebelum malam takbiran untuk mengatasi kelancaran takbiran.

Permintaan kapolres kepada Dandim untuk membantu melaksanakan pengecekan pada saat kedatangan kapal. Kemudian pada malam Takbiran juga kami harapkan untuk bersama sama mengamankan malam Takbiran.

Penyampaian Staf khusus Bupati yaitu Berkaitan dengan keamanan lalulintas kita ambil contoh, sebelum lampu merah pelabuhan itu sudah dijadikan garasi, padahal itu sebenarnya tidak boleh dilakukan, Kemudian terkait dengan razia sebisa mungkin tidak ada masalah, karena reaksi masyarakat pasti akan lebih sangat meriah, karena sangat senangnya besoknya pelaksanaan lebaran.

Penyampaian Sekda yaitu terkait dengan kesediaan bahan pokok, informasi yang kami terima bahwa kesediaan bahan pokok sangat baik dan cukup untuk lebaran, kemudian terkait dengan harga tiket pesawat wings, jangan karena hanya satu pesawat mereka semena mena menaikan harga.

Kemudian tol laut, kami dari pemda menyiapkan dana untuk saber pungli. Masyarakat difakfak selalu mengeluh, karena sudah ada tol laut tapi harga barang masih tetap mahal, padahal sorong- Fakfak dan Fakfak – Ambon sangat dekat. Seharusnya itu harga berbeda, karena tol laut itu adalah subsidi dari pemerintah daerah.

Penyampaian Kepala pelni Fakfak yaitu mengenai kapal untuk mudik lebaran kami sangat membatasi pemuatan barang, karena kami fokuskan kepada penumpang yang akan mudik. Kemudian tol laut kebanyakan pemilik barang diserahkan kepada ekspedisi, dan selanjutnya biaya-biaya dipasar kami sangat prihatin padahal kami pernah sarankan untuk barang-barang pasar harus dikasih label.

Penyampaian Dandim 1706/Fakfak yaitu yang intinya. Menanggapi kesiapan pengamanan, ini harus betul-betul direncanakan, Siapa dan berbuat apa, disetiap giat agar dibuatkan susunan orgas supaya jelas tugas dan tanggungjawabnya, misal ada orang kampung habis dari belanja dikota lantas mau kembali tidak ada transportasi. Hal ini harus diantisipasi dan disiapkan oleh pemda/instansi terkait.

Perihal Razia makanan kadaluarsa juga harus tetap dilanjutkan utk keamanan konsumen.

Kemudian pengadaan BBM ini kita perlu laporan dari depot Pertamina bagaimana kondisinya. Karena jika memang terjadi kelangkaan tentunya akan mjd masalah, oleh krn itu harus betul diyakinkan bisa  memenuhi kebutuhan dilapangan. Pengamanan ini betul-betul harus kita tunjukan sinergitas TNI, Polri, pemda serta pihak-pihak terkait utk saat H – 3, pelaksanaan  kegiatan takbiran, sholat Idul Fitri 1439 H. Sampai dengan pasca lebaran.

Penyampaian Kadishub Kab. Fakfak yaitu Tentang harga tiket itu sudah ditentukan oleh kementrian, diturunkan kegubernur kemudian bupati, kemudian saya liat ada monopoli, karena sering kami liat ditraveloka kalau kita di Jakarta terbuka tapi di Fakfak tertutup, Itu yang membingingkan kami.

Kemudian mengenai Nam Air itu sampai hari ini belum ada kepastian. Kemudian transportasi masyarakat kekampung, ini masyarakat kalau kita nampak di perkumpulan itu akan jadi masalah mending kita diluar saja. Dan kami perhubungan punya 5 Truk untuk Masyarakat, tapi kadang kadang masyarakat ini cari masalah, barangnya cuma satu tapi dia pesan tempat duduk banyak.

Penyampaian Kasatpol PP yaitu terkait dengan rengiat pam kami dari tahun ketahun menyesuaikan dengan Polres, hanya kami menyarankan kadang kadang petugas keamanan  memakai tongkat tapi kadang-kadang kadang ada juga yang menggunakan rotan, kalau memang pakai tongkat, tongkat saja jangan menggunakan rotan. Kemudian kami menyampaiakan bahwa tahun lalu biasa yang menggunakan petasan mereka saling melempar dari mobil ke mobil, itu sangat berbahaya, kalau bisa anak-anak yang membakar petasan harus betul-betul diantisipasi.

Penyampaian Kabulog yaitu kami sampaikan posisi stok bulog beras ada 1000 ton dan bulan depan 400 ton cukup untuk terigu 3000 Ton. Dan bulan besok minyak goreng 2 Kountener. Jadi untuk kesiapan lebaran ini kami anggap sudah sangat cukup.

Penyampaian Kadis Kesehatan yaitu kemarin dari tim dinas perdagangan dan perindustrian memang sudah dapat barang – barang yang sudah kadaluarsa, itu sekarang ada di perindag. Dari kami juga untuk obat-obat yang sudah kadarlursa kami sudah tarik semua. Terkait dengan tim kesehatan kami lakukan pas malam takbiran, karena masa sangat banyak, jadi kami siapkan ambulan disetiap pos. Dan untuk faktor sikon pada saat lebaran itu keracunan makanan tapi saya pikir itu tidak ada, kecuali mungkin pada saat pemilu banyak yang terkena tapi kalau lebaran begini jarang terjadi. Kami dari kesehatan siap untuk mengikuti jadwal pengamanan dan pelayanan dalam lebaran.

Mungkin Anda Menyukai