Dandim 1706/Fakfak Berikan Sosialisasi Wasbang dan Belneg Kepada Masyarakat Kampung Bisa

Fakfak – Komandan Kodim (Dandim) 1706/Fakfak Letkol Inf Yatiman, A.Md, memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dengan mengusung Tema “Penyuluhan Bela Negara pada kegiatan TMMD ke -102 TA. 2018 wilayah Kodim 1706/Fakfak” bertempat di kampung Bisa, Distrik Teluk Patipi, Kabupaten Fakfak, Senin (16/07/2018).

Hadir dalam sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Kapten Inf Siswanto (Pasi Terdim 1706/Fakfak), Kapten Inf Ali Anwar (Danramil 1706-01/Kokas), Letda Inf Zamri (Danton Satgas TMMD Yonif RK 752/VYS), Kepala Distrik Teluk Patipi, Bapak H. Kaninggay (Kepala Kampung Bisa), Toga, Tomas, Toda dan masyarakat Kampung Bisa.

Inti dari materi penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang disampaikan oleh Dandim 1706/Fakfak (Letkol Inf Yatiman, A.Md) diantaranya:

  1. Mengapa wawasan kebangsaan harus ada. Secara etimolagis, wawasan kebangsaan berasal dari kata Wawas (Bahasa Sansekerta) yang memiliki makna tinjauan, pandangan dan penglihatan indrawi. Sedangkan kata Kebangsaan” berasal dari kata “Bangsa” yang berarti kelompok masyarakat yang bersamaan Asal Keturunan, Adat, Bahasa, dan Sejarahnya, serta Berpemerintahan Sendiri. Dengan demikian Wawasan Kebangsaan dapat diartikan sebagai konsep cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungan nya di dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara.
  1. Hakekat Wawasan Kebangsaan adalah keutuhan secara Nasional, yang juga dapat diartikan sebagai cara pandang yang utuh/menyeluruh dalam lingkup bangsa indonesia dan demi kepentingan nasional. Artinya setiap warga negara indonedia harus berpikir, bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalan lingkup NKRI dan demi kepentingan Nasional, Bangsa dan Negara Indonesia.
  2. Dengan kita mengenali diri dan lingkungan maka sudah barang tentu lahir dalam diri kita akan rasa Bela Negara. Bela Negara sendiri adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD1945 dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup Bangsa dan Negara. Pancasila merupakan dasar Negara Indonesia dan Pancasila masih pemersatu Bangsa Indonesia.
  3. Gangguan dan ancaman Negara kita yaitu Narkoba, untuk itu Bapak dan Ibu-ibu harus menjaga dan mengingatkan anak-anak kita akan bahaya Narkoba.
  4. Beragama dan cinta tanah air, juga harus selalu bermusyawarah antara Aparat Kampung dan Masyarakat, agar terciptanya Mufakat. Tekad bersama selalu Bergotongroyong untuk membangun Negara dan kesetiakawanan sosial bagi kita masyarakat Indonesia.

Selain itu Dandim 1706/Fakfak juga menyampaikan tentang pekerjaan dan kegiatan saat TMMD, dimana Anggaran TMMD adalah bantuan dari Pemda dan juga dari TNI. Adapun bantuan dari Pemda berupa penyiapan bahan-bahan material untuk pembangunan TMMD sedangkan dari TNI yaitu berupa tenaga kerja Prajurit Anggota Satgas TMMD.

Dalam penyampaian penyuluhan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara terlihat masyarakat Kampung Bisa sangat antusias saat menerima materi yang disampaikan oleh Dandim 1706/Fakfak.

Setelah memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Dandim 1706/Fakfak kemudian meninjau lokasi TMMD yang sedang dikerjakan, untuk memastikan sudah berapa persen pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh Anggota Satgas TMMD.

Mungkin Anda Menyukai