Dandim 1715/Raja Ampat Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-73 tahun 2018

Raja Ampat – Bertpat di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) Jl. Inda Arpan Kel. Sapordanco Distrik Waisai Kota, Kab. Raja Ampat telah dilaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Ke-73 Tingkat Kab. Raja Ampat Tahun 2018. Adapun sebagai penyelenggara dari Dinas Sosial Kab. Raja Ampat. Dengan mengambil Tema  “SEMANGAT PAHLAWAN DIDADAKU” yang diikuti ±400 orang, Sabtu(10/11/18)

Adapun yang hadir dalam kegiatan : Abdul Faris Umlati, SE (Bupati Raja Ampat), Dr. Yusuf Salim, M.si (Sekda Kab Raja Ampat), Rahmawati Tamima (Wakil Ketua l DPRD Kab.Raja Ampat), Letkol Inf Josep Paulus Kaeba (Dandim 1715/RA), AKBP Edi Setiyanto Erning.W, Sik (Kapolres Raja Ampat), Pimpinan BUMN dan BUMD, Seluruh pimpinan OPD Kab. Raja Ampat, Hj Said(ketua Klasis raja Ampat ), Pelajar yang ada di Kota Waisai,Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat serta diikuti oleh 2 SST Kodim 1715/RA, 1 SST Satpol PP Kab.  Raja Ampat, 1 SST Polres Raja Ampat, 3 SST PNS Kab. Raja Ampat, 1 SST Pegawai Honorer Pemda Raja Ampat, 3 SST Pelajar sekabupaten Raja Ampat.

Dalam sambutanya Bupati Raja Ampat membacakan amanat dari menteri sosial Setiap tahun pada tanggal 10 Nopember, bangsa lndonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Di bulan Nopember ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya, Prosesi peringatan Hari Pahlawan khususnya Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih serta Mengheningkan Cipta Secara Serentak Selama 60 Detik seperti yang saat ini kita lakukan, juga dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan di Perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri. Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun subtansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat sfafis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Tema Hari Pahlawan Tahun 2019 adalah “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara lndonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara. Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa lndonesia untuk melakukan introspeksi diri. sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan,  melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

 

 

Mungkin Anda Menyukai