Dandim 1802/Sorong Berikan Pembekalan Kepada Personel Sat BKO Kodim Persiapan Gel. III

Sorong. kasuari18tniad.mil.id – Komandan Kodim (Dandim) 1802/Sorong, Letkol Inf Budiman, SE., M.I.Pol., MM, memberikan pembekalan kepada 120 personel Satuan BKO Kodim Persiapan Gel. III, Kodam XVIII/Kasuari di Aula serba guna Yonif RK 762/VYS, Jalan Basuki Rahmat, Sorong, Papua Barat, Kamis (8/7/2021).

Pembekalan yang dibagi menjadi dua gelombang di Makodam XVIII/Kasuari dan Yonif RK 762/VYS ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan dihadapkan pada perkembangan situasi dan kondisi nyata di daerah penugasan Kodam XVIII/Kasuari.

Pada kesempatan tersebut materi yang diberikan yakni situasi umum, kondisi strategis dan potensi wilayah Papua Barat. Dandim menyampaikan bahwa nama Papua Barat sebelumnya adalah Irian Jaya Barat, merupakan sebuah Provinsi Indonesia yang terletak di ujung barat Pulau Papua.

“Wilayah Papua Barat mencakup Semenanjung Domberai, Bomberai, Wondiwoi, serta Kepulauan Raja Ampat, Ibukota Provinsi ini terletak di Manokwari dengan kota terbesarnya di Sorong,” ucapnya.

Provinsi ini dimekarkan dari Provinsi Papua melalui Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999. Pada awalnya pembentukan Provinsi ini mendapatkan penolakan dari masyarakat sehingga implementasi dari pemekaran ini baru dilaksanakan melalui instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2003.

Lebih lanjut ia menjelaskan, walaupun pada 11 November 2004, Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa dasar hukum pembentukan Provinsi Irian Jaya Barat sudah tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat, namun keberadaan Provinsi ini dinyatakan tetap sah.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2007, nama Irian Jaya Barat diubah menjadi Papua Barat. Papua Barat sebagai pemekaran dari Provinsi Papua merupakan Provinsi yang memiliki status otonomi khusus,” tambahnya.

Ia berharap, melalui kegiatan pembekalan, para personel Satuan BKO dapat lebih memahami adat istiadat, tata krama dan karakter geografis yang ada di wilayah Provinsi Papua Barat sehingga dapat melaksanakan tugas dengan dan diharapkan memahami materi intelijen, operasi dan teritorial.

“Anggota BKO Kodim persiapan harus tahu dan memahami wilayah dan sektor kerja masing-masing anggota BKO Kodim, agar cepat menyesuaikan dengan wilayah serta masyarakat setempat,” kata Dandim.

(Pendam XVIII/Ksr)

Mungkin Anda Menyukai