Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2019            

Manokwari – Kenaikan Yesus Kristus adalah peristiwa yang terjadi 40 hari setelah Kebangkitan Yesus, dengan disaksikan oleh murid-muridnya, Yesus Kristus terangkat naik ke langit dan kemudian hilang dari pandangan setelah tertutup awan, seperti yang dicatat dalam bagian Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau beserta Ny. Istriani Wayangkau dan putranya, Irdam XVIII/Kasuari, Kabintaldam XVIII/Kasuari, Aspers Kasdam XVIII/Kasuari, Kaajendam XVIII/Kasuari dan Kapuskodalopsdam XVIII/Kasuari beserta anggota dan ASN Kodam XVIII/Kasuari, melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2019 bersama Jemaat GKI (Gereja Kristen Injili) di Tanah Papua Eben Haezer Arfai I – Makodam XVIII/Kasuari dengan hikmat, Kamis (30/Mei /2019).

Bertindak sebagai Pelayan Firman kali ini yaitu Bpk Pdt. Y. Urbinas STH dan dalam khutbahnya mengatakan “Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga pada satu pihak sebagai  penutup dari suatu masa, tetapi juga merupakan permulaan dari suatu masa baru, yakni masa yang dicirikan oleh pekerjaan Allah dengan perantaraan Roh Kudus. Kenaikan Yesus Kristus ke Surga sebagai tanda besarnya kuasa Allah yang tak terselami oleh manusia.  Kita yakini bahwa sebagaimana Ia memberkati para murid, maka Ia akan selalu memberkati kita semua dengan berkat-berkat yang menakjubkan. Mungkin ada di antara kita yang  berduka dan mengalami pergumulan hidup, yakinlah bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Kita yakini bahwa dengan kenaikan Tuhan Yesus ke Surga berarti Ia telah mempersiapkan suatu keadaan/suasana yang  indah dan mulia bagi semua orang percaya. Ia telah menjadi perantara kita dengan Allah Bapa”.

Kabintaldam XVIII/Kasuari, Kolonel Caj Rudi Herman Marentek, S.Th ditemui tim peliput Pendam setelah ibadah menyampaikan harapannya dengan adanya ibadah yang dilaksanakan kali ini kita dapat terus bersukacita di dalam Tuhan, memuji nama-Nya dalam ibadah-ibadah formal maupun dalam tindakan nyata setiap hari. Kita tetap rajin beribadah kepada Tuhan sebagai tanda syukur bahwa Tuhan Yesus sudah, sedang dan akan terus memberkati kita dengan berkat-berkat rohani yang mengagungkan pembinaan rohani bagi prajurit dan ASN yang dilaksanakan melalui peringatan hari besar agama seperti ini dan agar dapat dijadikan wahana untuk meningkatkan kesadaran dan ketahanan mental. Pemahaman dan penghayatan yang sungguh-sungguh pada ajaran agama akan menciptakan pribadi prajurit dan ASN Kodam XVIII/Kasuari yang memiliki keunggulan akhlak/moral yang akan tercermin dalam sikap perilaku dan pelaksanaan tugas sehari-hari serta mewujudkan sinergitas kemanunggalan TNI-Rakyat.

Dalam ibadah kali ini mengangkat tema : “Jadikanlah Semua Bangsa Murid Yesus”.

Mungkin Anda Menyukai