Kasdim 1715/RA dan Wadanramil 1715-01/Waisai Hadiri Pembukaan Pelatihan Jaga Laut

Raja Ampat – Kasdim 1715/RA dan Wadanramil 1715-01/Waisai menghadiri acara pembukaan pelatihan Jaga Laut di Kampung Arborek Distrik Meosmanswar, Kabupaten Raja Ampat yang dibuka langsung oleh Yakobus Ayomi (Kadis Kelautan dan Perikanan Prov Papua Barat) yabg diikuti ± 100 orang, Selasa (27/11/2018).

Hadir dalam Kegiatan anyara lain Muhidin Umalelen S.Sos, M.Ec, Dev (Asisten III Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat), Mayor Inf Yuli Agus Padang (Kasdim 1715/Raja Ampat), Letda Inf Musa maknun (Wadanramil  1715-01/Waisai), Letda Laut Elhas Eka Sanjaya (Danposal Raja Ampat), Yakobus Ayomi (Kadis Kelautan dan Perikanan Propinsi Papua Barat), Mr. Rian Washanlen (Wakil Direktur  USAID) Amerika serikat, Roni Salim (Dinas Perhubungan Raja Ampat), Ida Harun Hehega (Kasatpolair Polres Raja Ampat), Abraham gaman (DPR Papua Barat), Adrian Kaibab(Dinas perikanan Kabupaten Raja Ampat),  M.S. Sembirino (Blud abadi Found), Kris Rotinsulu (staf USAID), Yulianus Tebu (Anggota MRP Papua barat).

Dalam sambutanya Kadis Kelautan dan Perikanan Menyampaikan Pelatihan Jaga Laut ini merupakan bentuk pelestaraian agar daerah Raja Ampat tetap lestari dan tetap dijadikan sebagai daerah konservasi internaional.

Bidang idang pengawasan ini menjadi kewenangan Provinsi sehingga Kepulauan Raja Ampat ini merupakan kewenangan kami di Provinsi Papua Barat sehingga Kami mempunyai tanggung jawab di lang leboh ekstra di Provinsi.

Kami akan membantu Pemda Kabupaten Raja Ampat dalam kegiatannya mengelola kawasan –  kawasan konservasi yang sangat kita cintai. Wilayah Raja Ampat merupakan daerah Komservasi yang perlu kita jaga demi melestarikan lingkungan dan menjaga alam agar anak cucu kita dapat menikmati keindahan alam Raja Ampat ini, ungkapnya

Pada kesempatan itu Yulianus Tebu (Anggota MRP Papua Barat) menyampaikan tidak hanya menjaga laut dari perusakan alam dan pencuri ikan saja tetapi kita perlu menegur masyarakat yang membuang sampah di laut agar laut kita tetap bersih karena laut bukan tempat sampah.

Tambahnya, diperkirakan pada tahun 2050 yang akan datang jumlah sampah akan melebihi jumlah ikan yang berada di laut, itu artinya sampah plastik akan menjadi persoalan yang serius pada masa yg akan datang, ungkapnya.

Posting Terkait


c99
yenibosna escort avrupa yakas escort antalya escort escort bayan avclar escort irinevler escort