Kodam XVIII/Kasuari Melaksanakan Upacara Sumpah Pemuda ke 90

Manokwari, Senin (30/10/18). Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari melaksanakan upacara Hari Sumpah Pemuda ke-90 di lapangan Makodam XVIII/Kasuari. Upacara yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari dengan Inspektur Upacara Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau. Upacara Hari Sumpah Pemuda berlangsung dengan sangat khidmat.

Dalam sambutan  Menteri Pemuda dan Olahraga RI pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun 2018 yang dibacakan Pangdam XVIII/Kasuari bahwa “Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda  sehingga menjadikan pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa, satukan Indonesia”.

Hari Sumpah Pemuda ke-90 kali ini mengambil tema “BANGUN PEMUDA, SATUKAN INDONESIA” tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, kewirausahaan kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pesatnya perkembangan tehnologi informasi ibarat dua mata pisau, satu sisinya memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam mengembangkan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif berupa informasi yang bersifat destruktif mulai dari Hoax, Hate Speach, Pornografi, Narkoba, pergaulan bebas hingga Radikalisme dan Terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

Revolusi mental yang dicanangkan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo, amatlah relavan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju, dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat. Pemuda-pemuda hebat Indonesia telah lahir dan mampu berkompetisi di kancah Asia. Perhelatan Asian Games 2018, atlet-atlet muda Indonesia berhasil bersaing dengan bangsa-bangsa Asia dan berhasil menduduki peringkat ke-4 dan di ajang Asian Para Games 2018, para atlet kita menduduki peringkat ke-5. Ini adalah sejarah baru kebangkitan olahraga Indonesia serta harus dijadikan momentum untuk terus membangun optimisme Pemuda Indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi di berbagai bidang nya.

Tahun 2019 bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar pesta demokrasi untuk memilih dan menentukan pimpinan Nasional dan Daerah yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota Legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD tingkat I dan II. Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses Pemilihan Umum (Pemilu) nanti, sangat dibutuhkan partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 dan perlu ditingkatkan untuk mewujudkan Pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas. Kalau Pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap Primordial suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas Pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan keluar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.

Wahai Pemuda Indonesia, dunia menunggumu! Berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia.

Mungkin Anda Menyukai