Kunjungan Tim PUSTERAD

Fakfak – Kodim 1803/Fakfak telah melaksanakan Kegiatan pelaksanaan Pengumpulan data dari sdirbinjianbang Pusterad Bidang pembinaan pengkajian dan pengembangan yang terdiri dari kajian tentang 5 Kemampuan Teritorial, kajian tentang orgas Kodim 1803/Fakfak dan kajian tentang perbandingan Rasio Ideal Babinsa berdasarkan Tipologi wilayah di jajaran Kodam XVIII/Kasuari TA.2019 yg diikuti oleh 13 orang, Bertempat di Ruang Data Makodim 1803/Fakfak, Rabu (08/05/2019).

Hadir dalam kegiatan tersbut antara lain, Letkol Inf Bambang Irawanto (Ketua Tim Pusterad), Serda Hafani (Operator Tim Pusterad), Letkol Inf Yatiman (Dandimb1803/Fakfak), Kapten Inf Siswanto (Pasi Terdim 1803/Fakfak), Kapten Inf S. Patiran (Danramil 1803-01/Kota), Kapten Inf Ali Anwar (Pasi Opsdim 1803/Fakfak), Lettu Inf Zainudin (Danramil 1803-05/Bomberay), Bapak Ayabu R ( Kepala Lurah Wagom), Pelda Farid Dwiyono, Serka Dading, Serka Fandi Ahmad, Serda Agny dan Serda Fahrudin.

Dalam pertemuan tersebut Letkol Inf Bambang Irawanto menyampaikan tentang, Teknis pengumpulan data meliputi pengisian ceklis, wawancara, dan observasi, Responden dari pelaksanaan kegiatan antara lain Dandim, Pasiintel, Pasiter, Pasiops, Danramil, Bati Bakti TNI Koramil, Bati Komsos Koramil, Bati Wanwil Koramil, Babinsa dan Lurah/Kades, Dalam orgas Koramil, Babinsa bertindak sebagai unsur pelaksana koramil namun juga sebagai jabatan, Berdasarkan Perkasad Nomor Perkasad 54 dan 55 tahun 2014 tanggal 25 September 2014 tentang Orgas Koramil Tipe A dan B, Jumlah Babinsa di setiap Koramil akan ditentukan tersendiri berdasarkan : Luas Wilayah, Kepadatan penduduk dan Jumlah Desa, Idealnya Babinsa yaitu menguasai 150 KK atau -/+ 600jiwa, 1 Kelurahan diisi setidaknya 3 Babinsa, Babinsa menguasai wilayah antara 10 – 25 km persegi, Sampai saat ini belum ada rumusan DSPP Babinsa Babinsa, untuk itu perlu rumusan DSPP Babinsa disesuaikan dengan Tipologi wilayah perkotaan, perbatasan negara, wilayah rawan (bencana, sparatis, radikalisme) dan kepulauan, Dalam waktu dekat akan dibentuk Koramil khusus yg beranggotakan Tiga Angkatan (Trimatra) saat ini sedang dalam proses pokja tingkat Mabes TNI, Singkatan Babinsa bukan lagi Bintara Pembina Desa, di ubah menjadi Bala Pembina Desa uuntuk AD, Bala Pembina Samudra untuk AL, Bala Pembina Angkasa untuk AU, Adapun Kriteria Koramil khusus meliputi :

  1. a) Wilayah/Daerah perkotaan dan metropilitan yanyangg memiliki nilai strategis, objek vital nasional (Bandara, Pelabuhan, Instalasi, Industri Strategis dan lainnya) maupun pusat pemerintahan.
  2. b) Wilayah pesisir pantai dan pulau terluar : dari aspek sarana dan fasilitas infastruktur memiliki dua unsur matra disamping ditinjau kemungkinan tingkat kerawanan dan ancaman.
  3. c) wilayah perbatasan darat dan pegunungan. Dimana terdapat keterbatasan kemampuan pengawasan seluruh wilayah dapat diperkuat oleh Bin Matra Lain.

Diharapkan agar setelah dilakukannya kegiatan tersebut dapat meningkatkan profesionalisme baik satuan maupun personel khususnya para Babinsa didalam melaksanakan Tugas di Wilayah binaannya.

Mungkin Anda Menyukai