Membuka Pola Pikir Masyarakat Taniba

Manokwari – Dalam rangka mewujudkan rasa nasionalisme pada masyarakat khususnya di daerah pedalaman, Danramil 1703-08/Babo melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat sebanyak 78 orang di Kampung Taniba, Distrik Fafurwar, Kab. Teluk Bintuni, Prov. Papua Barat, Senin (30/10/2017)

Kegiatan Wawasan kebangsaan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk sebagai pendorong tercapainya cita-cita bangsa Indonesia, mengandung butir-butir yang menjiwai dan memaknainya, yaitu rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat kebangsaan, yang dapat digunakan sebagai alat pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat yang beranekaragam latar belakang, suku, agama, ras, dan adat-istiadat.

Danramil 08/Babo membuka pola pikir masyarakat kampung Taniba (Riendo) dgn memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan dgn materi 4 Konsensus Kehidupan Berbangsa dan bernegara, sebagai warga negara Indonesia wajib utk membela negara dalam menghadapi segala bentuk situasi yang akan mengancam negara dan bangsanya, oleh sebab itu masyarakat harus mengerti 4 konsensus Kehidupan dalam Berbangsa dan Bernegara yaitu Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dijaga bersama sehingga negara ini tetap kuat dengan tidak terlepas dari kesatuan dan persatuan bangsa mulai dari Sabang sampai Merauke.

Karena Masyarakat Kampung Riendo (Taniba) adalah salah satu kampung di Distrik Fafurwar yang termasuk daerah pedalaman yg berbatasan dgn Kab. Kaimana dan hampir tidak pernah di kunjungi oleh pejabat daerah pemerintahan yang harus di beri pemahaman lewat sosialisasi tentang Wasbang, masyarakat ini sangat antusias serta keinginan tahu tentang sejarah bangsa walaupun dengan keterbatasan di segala aspek mereka mampu untuk memelihara dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dengan meningkatkan rasa kebersamaan dan saling kasih satu dengan yang lain.

Posting Terkait


scholl php shell online