Menjadi Prajurit Sapta Marga Dan Insan Yang Beriman

Sorong – Upacara Bendera Tujuh Belasan Sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf Korem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana,S.E,M.M, dihadiri oleh Para Kasi Korem 171/PVT, para Komandan Satuan dan Kabalak Aju jajaran Korem 171/PVT, serta Prajurit dan PNS bertempat di lapangan Upacara Makorem 171/PVT, jl. Pramuka, No.1, Sorong-Papua Barat, Senin (19/03/18).

Dalam amanat Pangdam XVIII/Kasuari yang di bacakan oleh Kasrem 171/PVT Kolonel Inf Dian Sundiana,S.E,M.M, selaku Inspektur Upacara mengatakan bahwa saat ini, kita berada pada akhir program dan anggaran triwulan pertama tahun anggaran 2018 oleh karenanya, segera buat pertanggungjawaban program dan anggaran triwulan pertama dengan benar, baik anggaran yang berbentuk dipa daerah maupun dipa pusat. anggaran harus dapat diserap dan dikelola secara efektif, efisien dan tepat sasaran. Diharapkan seluruh unsur pimpinan agar melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan anggaran yang telah berjalan sehingga dapat dilakukan perbaikan pada pelaksanaannya.

Tahun ini merupakan tahun pesta demokrasi pemilu kepala daerah serentak diberbagai daerah, walaupun di papua barat sendiri tidak ada pilkada serentak akan tetapi saya harapkan seluruh  pimpinan dan anggota jajaran Kodam XVIII/Ksr harus tetap memiliki kepekaan terhadap setiap perkembangan situasi. Lakukan tindakan awal sesuai kapasitas masing-masing dan koordinasikan dengan pimpinan serta tokoh-tokoh formal maupun informal di wilayah masing-masing untuk penyelesaian permasalahan secara menyeluruh, sehingga masalah dapat diselesaikan secara cepat dan tuntas.

Waspadai upaya pemecah belah bangsa yang dilakukan oleh pihak yang berkepentingan. Akhir-akhir ini berita bohong yang mendiskreditkan  salah satu pihak atau golongan melalui media sosial sangat meresahkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita tidak boleh cepat terpengaruh dengan berita bohong yang bersifat hasutan tersebut dan jangan mudah mengirim berita atau informasi di jaringan media sosial apabila belum diketahui kebenarannya, kita harus cerdas dan bijak dalam mencerna setiap informasi yang beredar saat ini.

Hingga saat ini masih adanya oknum prajurit yang melakukan pelanggaran baik itu asusila, judi dan minum-minuman keras yang berakibat terjadinya laka-lalin sehingga menimbulkan kerugian personel meninggal dunia, hal ini mengindikasikan masih kurangnya pemahaman prajurit terhadap makna dari sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI. Sebagai Pimpinan harus proaktif mengingatkan dan mengawasi serta mengendalikan anggotanya agar terhindar dari pelanggaran yang merugikan dan merusak citra TNI di masyarakat.

Posting Terkait


c99
yenibosna escort avrupa yakas escort antalya escort escort bayan avclar escort irinevler escort