Pangdam XVIII/Kasuari : Kalian Harus Di Garda Terdepan untuk Selamatkan Negara dari Krisis Kesehatan dan Ancaman Pandemi Covid-19

Sorong. kasuari18-tniad.mil.id – Presiden langsung turun tangan. Panglima TNI, Kasad, para Pangdam meminta dan berharap kepada kalian semuanya, kalianlah ujung tombak – ujung tombak saya di lapangan. Kalian adalah pionir-pionir di lapangan, kalian yang langsung terjun ke lapangan. Untuk itu, ajak dan sosialisasikan vaksin ini agar masyarakat tidak dan jangan takut. Karena ini program lemerintah, maka saya yakin pemerintah tidak akan menjerumuskan rakyatnya.

“Kalian harus di garda terdepan untuk menyelamatkan negara kita ini dari krisis kesehatan, dari ancaman pandemi Covid-19,” ucap Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han).

Hal ini diucapkannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pendisiplinan Protokol Kesehatan dan Pencanangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro Kodam XVIII/Kasuari di wilayah Korem 181/PVT TA. 2021, Senin (24/5/2021) di lapangan Makorem 181/PVT, Sorong, Papua Barat.

Diawal sambutannya Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh Prajurit yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Indikatornya yakni bisa menekan perkembangan penyebaran Covid-19.

“Kalau kita lengah dengan protokol kesehatan, tidak disiplin maka ‘selesai’. Kalau saudara-saudara kita masyarakat Indonesia tidak disiplin dengan protokol kesehatan, kita akan terkena Covid-19, apalagi saat ini ada varian baru namanya B.1.1.7 dari Inggris, B.1.351 dari Afrika Selatan, dan B.1.617 dari India. Untuk itu, mari kita terus laksanakan kegiatan protokol kesehatan ini,” kata Mayjen I Nyoman Cantiasa.

Lebih lanjut dikatakan, karena krisis kesehatan, krisis ekonomi bisa terjadi kalau kita tidak kuat atau lemah. Masyarakat butuh jualan, butuh cari nafkah dan hal itu tetap diberikan kepada masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan tersebut dalam skala mikro namun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Perlu diketahui bersama, sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 11 tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro dan pengoptimalan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19, seluruh Pemda termasuk Provinsi Papua Barat diharapkan dapat mendukung secara optimal pencegahan penyebaran Covid-19. TNI dalam kegiatan tersebut terlibat sebagai salah satu lembaga yang tergabung dalam Satgas dari Posko-posko penanganan Covid 19 di tingkat desa dan kelurahan.

PPKM mikro dilakukan melalui koordinasi diantara seluruh unsur yang terlibat, mulai dari ketua RT, RW, Kepala Desa, Lurah, Satlinmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tim Penggerak PKK, Posyandu, tokoh-tokoh masyarakat, dan unsur relawan lainnya.

“Disinilah membangun bangsa ini tidak bisa sendirian. Kita harus bersinergi, berkomunikasi, dan lakukan koordinasi dengan tokoh-tokoh. Kamu harus berkolaborasi dengan seluruh komponen yang ada. Jangan takut, kita harus selamatkan negara ini dari krisis-krisis yang ada,” tegasnya.

Apel gelar pasukan yang diikuti oleh para Babinsa di lingkungan Korem 181/PVT ini bertujuan untuk mengecek kesiapan para personel dan kelengkapan sarana dan prasarananya.

“Oleh karenanya saya perintahkan kepada seluruh satuan di jajaran Kodam XVIII/Kasuari dan satuan-satuan perkuatan lain yang tergabung dalam Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan dan kesiapan PPKM Skala Mikro agar segera melakukan langkah-langkah preventif dan antisipatif. Koordinasikan secara terpadu, baik dengan Polda maupun seluruh unsur Muspida Provinsi dan Kabupaten sehingga tercipta sinergitas yang solid. Saya tekankan kepada para Komandan Satuan, Danrem, Dandim, para Komandan Batalyon harus tahu apa yang menjadi parameter grafik perkembangan Covid-19,” ungkapnya.

Edukasi 5M dan Penguatan 3T

Diakhir sambutannya Pangdam berharap kepada seluruh Prajurit yang diberikan kepercayaan dan amanah melaksanakan tugas agar benar-benar mempersiapkan tugas ini dengan sebaik-baiknya.

“Saya juga berharap kepada seluruh Prajurit yang diberikan kepercayaan dan amanah melaksanakan tugas agar benar-benar mempersiapkan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Laksanakan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pedomani komando pengendalian (Kodal), lakukan prosedur pengamanan di setiap sektor dan bagian masing-masing. Konsisten dan bertanggung jawab untuk memastikan semua unsur bekerja dengan baik. Lakukan pengecekan secara terus-menerus, pastikan bahwa semua bagian mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ungkapnya.

“Marilah kita laksanakan tugas ini dengan senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Selanjutnya lebih mengedukasikan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas) serta melakukan penguatan terhadap 3T ( Tracing, Testing, Treatment). Terakhir, mari kita sukseskan program vaksinasi dari pemerintah ini, termasuk Keluarga Besar TNI,” tutup Pangdam dalam sambutannya.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan ribuan masker kesehatan kepada para Dandim di jajaran Korem 181/PVT (Sorong, Sorsel, Raja Ampat, Maybrat, dan Tambrauw) untuk dibagikan kepada Prajurit dan keluarganya, serta warga di wilayah Kodim masing-masing. Juga diberikan bantuan kendaraan bermotor (Viar) untuk digunakan mendukung tugas di satuan. Motor Viar ini diserahkan secara simbolis kepada Dandim 1809/Maybrat dan Dandim 1810/Tambrauw.

Hadir dalam kegiatan ini, Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri, S.E., para Asisten Kasdam dan Kabalakdam XVIII/Kasuari, Kasi Korem 181/PVT, Dandim jajaran Korem, Danyon.

(Pendam XVIII/Ksr)

Mungkin Anda Menyukai