Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Pembukaan RAKERNAS MUI ke IV di Raja Ampat

Raja Ampat – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjend TNI Joppye Onesimus Wayangkau menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (Rakernas MUI) ke-IV di Pari Waisai Kabupaten Raja Ampat Papua Barat, yang dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, Kamis malam (22/11/2018). sekitar pukul 22.00 WIT yang diikuti ± 500 orang

Kegiatan Rapat Kerja Nasional MUI dihadiri oleh Prof.Dr. KH. Ma’aruf Amin (Ketua MUI Pusat), Dominggus Mandacan (Gubernur Papua Barat), Muhammad Lakotani (Wakil Gubernur Papua Barat), Mr. Usamah (Perwakilan Dubes Arab Saudi), Mayjend TNI Joppye Onesimus Wayangkau (Pangdam XVIII/Kasuari), Brigjend TNI Ignatius Yugo Triono (Danrem 171/PVT), Brigjend Pol Drs Rudolf Albert Rodja, Sik (Kapolda Papua Barat), Kolonel Inf Albert Panjaitan (Kasi Intel Korem 171/PVT), Letkol Inf Josef Paulus Kaiba (Dandim 1715/Raja Ampat), Abdul Faris Umalti, SE (Bupati Raja Ampat), Manuel Pieter Urbinas, Spi. Msi (Wakil Bupati Raja Ampat), Kombes Pol Moch. Sagi, Sik  (Kaor Ops Polda Papua Barat), AKBP Edi Setyanto Erning, Sik (Kapolres Raja Ampat), Seluruh ketua MUI tingkat Provinsi Se- Indonesia, Seluruh Sekertaris MUI tingkat Provinsi Se-Indonesia.

Pembukaan Rakernas MUI itu, ditandai dengan pemukulan tifa bersama Ketua MUI Pusat, Ma’aruf Amin dihadapan ratusan peserta dan tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, gubernur Papua Barat, menyampaikan terima kasih kepada Pengurus MUI Pusat atas penyelenggaraan kegiatan Rakernas di Papua Barat.

Gubernur Papua Barat menyampaikan “Saya ucapkan selamat datang bagi segenap pimpinan, pengurus, dan anggota Majelis Ulama Imdonesia (MUI) Pusat yang telah mengadakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) di Papua Barat khususnya Kabupaten Raja Ampat,”

sambutan yang diberikan oleh Dominggus Mandacan yang intinya berharap Rapat kerja ini dapat menghasilkan program-program yang semakin memperkuat dan meningkatkan kontribusi ulama dalam pembangunan, melayani umat dalam bingkai keberagaman masyarakat Indonesia.

“Saya pun mengajak mari kita bersama menjaga Ukhuwah Islamiyah dan mengawal NKRI dengan memperlihatkan keberagaman masyarakat Indonesia yang saling menguatkan, bukan tercerai berai dan membuktikan bahwa perbedaan merupakan pemersatu bangsa Indonesia,” ungkapnya

Mungkin Anda Menyukai