Pasi Ops Kodim 1805/Raja Ampat Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Untuk Daerah Potensi Pelanggaran Pemilu

Raja Ampat – Perwira Seksi Operasi Kodim 1805/Raja Ampat Lettu Inf Martinus Untung Rante Kata Menghadiri kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Untuk Daerah Potensi Pelanggaran Pemilu di Waisai Kab. Raja Ampat, Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat bertempat di Gedung Wanita Syalome Syeben Jln. Ahmad Yani, Kelurahan Waisai Kota, Distrik Kota Waisai, Kab Raja Ampat dan diikuti ± 100 Orang, Kamis (7/3/2019).

Kegiatan tersebut dihadir oleh Muhammad Ikhsan Payapo (Kasubag Teknis dan Humas KPU Provinsi Papua Barat), Alimudin (Staff Provinsi Papua Barat), Steven Eibe, S.STP (Ketua KPU Kabupaten Raja Ampat), Markus Rumsoek (Ketua Bawaslu Raja Ampat), Herlina Yepasendanya, S.ST (Kasubag Umum KPUD Raja Ampat), Kompol Ahmad Rumalean (Kabag Ops Polres Raja Ampat), Lettu Inf Untung (Pasi Ops Kodim 1805/Raja Ampat), H Muhamad Hanaping (Imam Masjid Agung Waisai), Tokoh Masyarakat Kota Waisai.

Steven Eibe, S.TP (Ketua KPU Kabupaten Raja Ampat) mengatakan bahwa Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) yang disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Agustus 2017, terdiri atas 573 pasal, penjelasan, dan 4 lampiran. UU ini telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly pada 16 Agustus 2017.

Logistik Pemilu berupa Surat Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu DPD RI, Pemilu DPR RI, Pemilu DPR Provinsi dan Pemilu DPRD Kabupaten/Kota untuk wilayah Kab.Raja Ampat  sudah datang dan sedang dilaksanakan pelipatan dan penyortiran.

Untuk pemilu di Tahun 2019 ini Melalui proses yg sdh dilakukan mudah-mudahan di pemilu 2019 Raja Ampat jauh dari pelanggaran-pelanggaran penyelenggaran kita kedepan akan dilaksanakan secara serentak pemilihan DPD dan Presiden terang Steven Eibe.

Dalam sambutanya Kompol Ahmad Rumalean (Kabag Ops Polres Raja Ampat) juga mengungkapkan kami dari pihak keamanan bahwa penyelenggaraan pemilu kami dari pihak keamanan akan berada di luar TPS dan apabila kami di minta oleh ketua KPPS untuk masuk kedalam TPS maka kami akan masuk sesuai perkembangan di dalam TPS

Kita semua tentunya menyadari, bidang informasi dan telekomunikasi mengalami revolusi khususnya untuk perangkat audiovisual, telepon selular, dan komputer. Teknologi tersebut telah mengubah cara hidup masyarakat dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ungkapnya

Markus Rumsoek (Ketua Bawaslu Raja Ampat) menambahkan Bawaslu juga memberikan kesempatan untuk mengajukan foto ataupun bukti-bukti lainnya untuk menindak lanjuti jika ada pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada saat pemilihan pemilu di Tahun 2019 ini oleh karna itu saya harap dukungan dari bapak ibu skalian untuk bersama-sama mensukseskan pemilu di Tahun 2019 ini. jika ada pelanggaran yang terjadi maka akan segera kami tindak lanjuti yang intinya smua pengikut pemilu harus mempunyai identitas yang jelas dan surat keterangan yang jelas dan KPU hanya melayani hak pilih saudara saudara skalian sebagai Warga Negara Indonesia, Tutup Markus Rumsoek

 

Mungkin Anda Menyukai